oleh

Beri Edukasi Keamanan Bertransaksi

SUDIRMAN – Kasus skimming yang dialami sebagian besar nasabah BRI di Kediri menarik perhatian BRI Cabang Prabumulih. Pasalnya, kejadian tersebut tak menutup kemungkinan memberi kekhawatiran kepada sebagian nasabah BRI Prabumulih.
Terkait hal itu, BRI Cabang Prabumulih sudah mempersiapkan semua pertanyaan yang kemungkinan akan datang dari nasabah.
Pemimpin Cabang BRI Prabumulih Ami Kurniawan melalui Asisten Manager Operasional Layanan, RM Hardi kemarin (14/3) mengatakan, dengan kejadian di Kediri tentunya menjadi perhatian BRI Prabumulih. Untuk itu dibutuhkan upaya edukasi terharap keamanan bertransaksi kepada nasabah. Nah, itu langkah yang sangat penting.
“Hal ini sesuai dengan instruksi pusat untuk meminimalisir tingkat kejahatan yang kemungkinan akan dialami nasabah. Karena itu perlu dilakukan. Kita juga terus sampaikan baik kepada bagian pelayanan customer servis dan teller agar memberikan informasi yang benar kepada nasanbah,” jelasnya.
Mengani kasus skimming ia juga menyampaikan bahwa pihak BRI sedang melakukan investigasi atas jumlah kerugian nasabah. “Kami juga telah melaporkan hal itu kepada pihak berwajib,” tukasnya.
Dimana, BRI telah mengambil langkah preventif untuk mengantisipasi terjadi hal serupa dengan berbagai langkah. Utamanya dalam rangka mengamankan uang nasabah baik dari sisi teknologi maupun kebijakan.
BRI juga terus mengimbau nasabah agar mengganti PIN secara berkala. “Edukasi keamanan bertransaksi senantiasa kami berikan melalui akun Twitter @kontakBRI, facebook BANK BRI, website bri.co.id, sms, email dan Kantor Cabang BRI seluruh Indonesia,” terangnya.
Itu informasi yang diteruskan ke seluruh kantor Cabang BRI Prabumulih. Ia menambahkan, mengenai penggantian PIN secara berkala juga kita sampaikan kepada nasabah yang melakukan transaksi. Inilah bentuk tindak lanjut kita dengan harapan agar seluruh nasabah BRI tidak khawatir terjadi kejahatan semacam ini di Prabumulih. (05)

News Feed