oleh

Berhenti jadi TKW Dina Pilih Nge-Grab

MENJADI seorang driver ojek online tentu bukan merupakan keinginan untuk setiap wanita, begitu juga dengan Dina (26) salah seorang driver grab di Kota Prabumulih.

Namun demi mendapat penghasilan yang halal, dirinya tak peduli dengan komentar orang lain.

Wanita yang pernah menjadi  Tenaga Kerja Wanita (Tkw) di Malaysia, kini lebih memilih menjadi driver berapa yang saat ini banyak dibutuhkan oleh masyarakat kota prabumulih.

Ibu satu anak ini, mengatakan bahwa dirinya kini bisa membandingkan, bekerja yang keras di tanah air sendiri lebih baik daripada menjadi TKW di luar negeri  yang hidup lebih terkekang. .

Diakuinya, pada tiga bulan pertama tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, saat menjadi driver grab. “Aku baru nge-grab sejak bulan Oktober tahun 2018. dari bulan Oktober hingga Januari 2019 hanya mendapatkan Rp. 50.000 dalam setiap bulannya, sempat putus asa tapi alhamdulillah ketemu jalan keluarnya,”jelas wanita yang tinggal di Karang Raja ini.

Setelah konsultasi dengan teman di grab, setiap hari dia terus belajar, hingga akhirnya menemukan trik dengan lebih memahami aplikasi grab, dan tata cara meningkatkan pendapatan. Sehingga sampai saat ini dirinya merasa asik-asik saja menjadi driver grab yang sudah berhasil mendapatkan penghasilan bahkan lebih dari Rp. 6 juta dalam setiap bulan.

Padahal dia hanya konsen pada grabfood yang sekali kali menarik penumpang. Grabfood poinnya lebih tinggi dan nilai biayanya juga lebih besar daripada mengangkut penumpang. Karena itu ibu satu anak ini tetap menjalani profesi ini meski sebagai kaum minoritas.

“Hidup ini banyak banyak bersyukur, jangan terlalu besar gengsi Sehingga kebutuhan tidak bisa terpenuhi. Tak Peduli orang mau bilang apa yang penting aku bisa memenuhi kebutuhan hidupku dan anakku,”tandasnya.(05)

 

 

 

Komentar

News Feed