oleh

Berantas Pungli Pelayanan Publik

PRABUMULIH – Anggota Komisi I Feri Alwi SH mengaku sependapat dengan pernyataan Wakil Wali Kota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH yang sebelumnya menyebutkan bahwa salah satu penyebab penghambat investasi adalah pungutan liar (pungli) yang masih marak terjadi khususnya pada sektor pelayanan publik.

Karenanya, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan, pelayanan publik khususnya di kelurahan hingga kecamatan harus mendapat perhatian dan sorotan dari tim saber pungli yang telah dibentuk. Agar bisa meminimalisir aksi pungli yang merugikan masyarakat.

“Kita sangat mengapresiasi dan mendukung kinerja tim saber pungli, telah melakukan pemberantasan pungli di jalanan. Tetapi, kita minta pungli yang terjadi dipelayanan publik juga diberantas untuk meminimalisirnya,” ujar Lui sapaan akrabnya kepada koran ini, kemarin (14/3).

Jika hal itu sambungnya bisa dilakukan maka iklim investasi di Kota Nanas bisa menjadi ramah bagi setiap investor yang tak akan segan menanamkan modal.

“Iklim investasi yang meningkat jelas menguntungkan warga kota ini, tidak hanya bisa mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tetapi juga peluang kerja bagi masyarakat, karena banyaknya investor yang berinvestasi,” tukasnya.

Lanjutnya, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait hendaknya lebih meningkatkan pengawasan terhadap bawahannya. Khususnya, pelayanan publik supaya diminimalisir masalah punglinya.

“Segala jenis pungli harus ditertibkan, dan juga diberantas. Pungli dipelayanan publik harus diminimalisir, sehingga tidak merugikan masyarakat,” pungkasnya. (06)

News Feed