oleh

Bendahara BOS Harus Melek Tekhnologi

PRABUMULIH – Bendahara sekolah yang mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) harus melek Tekhnologi. Pasalnya mulai tahun 2020 mendatang, laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS akan dilakukan secara online menggunakan aplikasi khusus.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Rita Sukanta SKom MM Kamis (25/7), disela pelaksanaan sosialisasi penerapan sistem aplikasi pelaporan dana bos secara online yang dilaksanakan di Hotel Grand Nikita.

“Para bendahara dana BOS di seluruh sekolah negeri dan swasta baik SD maupun SMP, ditatar mengenai penataan laporan dana Bos secara online untuk diterapkan tahun depan. Diharapkan mereka bisa serius mengikuti acara ini agar bisa menerapkan ditahun depan,”harapnya

Sementara salah seorang Nara sumber dari Badan Keuangan Daerah (BKD), Wawan Gunawan SE Ak mengatakan, dalam pengelolaan dan dana bos, bendahara perlu berhati-hati agar menggunakan dana sesuai peruntukannya. Ia juga menjelaskan, dalam ketentuan Permendikbud No 3 tahun 2019, untuk sisa penggunaan dana bos yang menjadi silpa tidak perlu disetor ke kas Daerah.

“Karena sudah masuk dalam bagian dari sisa hasil penggunaan anggaran (silpa), boleh digunakan ditahun berikutnya. Namun tetap dicatat dipelaporan, dan ditambahkan lagi dianggaran selanjutnya dalam rencana kegiatan anggaran Sekolah (RKAS),”jelasnya.

Sedangkan Indratno SPd menambahkan aplikasi ini pelaksanaan dimulai awal tahun 2020, saat ini masih tahap sosialisasi. Melalui sosialisasi ini diharapkan semua operator sekolah bisa mengoperasikan komputer sendiri. Karena sampai saat ini masih ada bendahara tidak bisa komputer, sehingga masih memanfaatkan jasa operator sekolah saat perlu update laporan

“Kedepan laporan penggunaan Dana BOS bisa dilihat oleh yang berkepentingan karena dalam input tersebut melibatkan unsur masyarakat, dan unsur yang berkepentingan lainnya,”tandasnya.

Mantan Kasubag Keuangan Disdikbud Kota Prabumulih ini juga menjelaskan berdasarkan Permendikbud no 3 tahun 2019 petunjuk tekhnik BOS, tujuan umum dana BOS adalah membantu pendanaan biaya operasional dan non personalia sekolah, meringankan beban biaya operasi sekolah dan peserta didik pada sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat serta meningkatkan kualitas pembelajaran disekolah.

“Kita berharap agar para bendahara memahami tujuan umum dana BOS dan merealisasikan sesuai dengan komponennya, sehingga pertanggungjawaban juga enak,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed