oleh

Belum Wacanakan Tes Urine Catin

-Kecamatan-85 views


PRABUMULIH – Baru-baru ini muncul wacana tes urine, bagi pasangan calon pengantin (catin) yang akan melangsungkan pernikahan. Bahkan dibeberapa daerah, wacana tersebut sudah disosialisasikan dan diterapkan salah satunya di Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara. Nah, untuk di Kota Prabumulih sendiri, tes urine untuk calon pengantin nampaknya belum akan diterapkan dalam waktu dekat. “Saat ini belum ada wacana, dan juga belum ada koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN),” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Drs Yeri Taswin MPdI dikonfirmasi kemarin.

Lalu, disinggung apakah pihak Kemenag Prabumulih setuju dengan wacana tersebut. Yeri mengaku pihaknya sejauh ini masih menunggu dasar terkait wacana tes urine. “Kita menunggu regulasi yang menjadi dasar hukumnya,” tegasnya. Di Kota Prabumulih sendiri, pembinaan untuk calon pengantin sudah rutin dilakukan. Bimbingan Pra nikah untuk catin rutin dilakukan dimasing-masing KUA yang ada di Kota Prabumulih.

Sementara itu, wacana tes urine untuk calon pengantin ini tak sepenuhnya diterima. Namun ada pula yang setuju bila wacana itu benar-benar diterapkan. M Hapid salah satu warga mengaku, aturan tersebut sangat tidak jelas. Apalagi bila tes urine tersebut harus dilakukan, dengan harus mengeluarkan biaya sendiri. “Jadi nambah beban biaya pernikahan, tes urine itu kan mesti bayar. Tidak tau kalau digratiskan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, apa jadinya bila ternyata ada pasangan catin yang dites urine hasilnya postif. “Apakah akan dibatalkan pernikahannya, tentu dosa besar kalau menghalangi orang yang berniat menikah. Terus bagaimana kalau justru menggunakan narkoba setelah menikah,” ungkapnya. Meski menuai pertentangan, namun banyak pula remaja yang mendukung wacana tes urine untuk catin. “Kalau saya setuju, karena memang pengaruh narkoba. Obat terlarang itu sangat berbahaya. Apalagi dalam rumah tangga,” kata Dian Nopita.

Menurutnya, pasangan yang bebas dari narkoba akan lebih menghasilkan generasi yang bermutu. “Menikah itu membangun keluarga, memiliki anak. Kita tau dampak narkoba besar pengaruhnya, dan kalau bebas dari narkoba anak yang dilahirkanpun akan lebih terjamin dan lebih baik,” beber calon pengantin ini.
Iapun mengaku siap, bila wacana itu benar-benar terlaksana. “Kalau sama-sama bersih, kenapa kita harus takut. Lagi pula juga kita dalam mencari pasangan, tentu harus memilih yang baik salah satunya bebas narkoba,” pungkasnya.(08)

Komentar

News Feed