oleh

Belajar Khusus Pengelolaan Lingkungan

  • Bupati Salatiga Kunjungi Prabumulih

PRABUMULIH – Pemerintah kota Salatiga dikomandoi Walikota, H Yulianto SE MM bersama jajaran bertandang ke Prabumulih. Mereka datang untuk berlajar, khususnya masalah pengelolaan lingkungan.

Kata Yulianto, kedatangannya ke Prabumulih untuk belajar dan berbagi satu sama lain. Apa yang bisa dibagi dari Kota Salatiga dibagi ke Kota Prabumulih, dan sebaliknya.

“Apalagi, tadi dari paparan Pak Wako (Ridho Yahya, red). Banyak yang bagus programnya dan bisa diadopsi di Kota Salatiga,” ujarnya ketika dibincangi awak media, di sela-sela kunjungannya, Selasa (12/11).

Sambungnya, program pembangunan Kota Salatiga menitik beratkan pada tiga sektor, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan angka kemiskinan. Kota Salatiga angka kemiskinan sudah sekitar 4 persenan dari 10 persen, sebelumnya,” akunya.

Sebutnya, khusus masalah pengelolaan lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) lebih memahami dan mengerti. Dan, itu merupakan memang sektornya.

“Kita juga belajar masalah pengelolaan lingkungan, khususnya masalah proklim dan pengelolaan sampah serta lainnya,” tukasnya.

Pantauan koran ini, kemarin rombongan Kota Salatiga menyempatkan diri berkunjung ke Museum 3D Komperta, Bank Sampah, dan terkahir TPA Sungai Medang.

Terpisah, Wako Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM menyebutkan, Kota Nanas ini telah menjalankan 11 program unggulan.

“Seperti bedah rumah, BTA, pembangunan masjid, zakat infak pegawai, dan lainnya. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan di kota ini,” terangnya.

Pihaknya kata Ridho, juga tertarik untuk segera berkunjung ke Kota Salatiga. Belajar mengenai pengentasan kemiskinan, karena angka kemiskinan di Prabumulih masih 11 persen.

“Kita belajar ke Kota Salatiga, ketika saat menyusun anggaran. Agar angka kemiskinan kita satu digit, 7 persen saja jadinya sudah kita syukuri,” pungkasnya. (03)

 

Komentar

News Feed