oleh

Bekali Tenaga Medis Masalah BHD

-Metropolis-59 views

PRABUMULIH – Guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya masalah sumber daya manusia (SDM).

RSUD membekali tenaga medisnya, masalah bantuan hidup dasar (BHD) penanganan pasien. Termasuk juga, pengendalian dan pencegahan infeksi penyakit (PPI). Lalu, masalah hak pasien dan keluarga. Terakhir, masalah peningkatan mutu keselamatan pasien.

Direktur RSUD, dr H Efrizal Syamsuddin MM menerangkan, kalau pelatihan tersebut juga dilaksanakan guna menyongsong memenuhi standar pelayanan akreditasi.

“Intinya, petugas medis kita menangani pasien. Jelas harus memahami pertolongan BHD, sebagai upaya peningkatan pelayanan RSUD,” ujarnya kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (1/10).

Lewat pelatihan ini, kata dia, selain bisa memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Khususnya, masalah PPI.

“Petugas mampu mengendalikan dan melakukan pencegahan infeksi penyakit. Sehingga, tidak terjadi penularan antar pasien. Demikian pula, antar pasien dan petugas medis sendiri,” terangnya.

Nah, meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas medis dalam melayani. Ia menjelaskan, nara sumbernya darinya dari dokter spesialis RSUD sendiri.

“Diantaranya; dr Arli SPAn memberikan materi masalah BHD, dr Linda tentang PPI, dr Budianto SPA terkait hak pasien dan keluarga. Terakhir, dr Novia SPOG berkaitan masalah PMKP,” tambahnya.

Terpisah, salah satu nara sumber, dr Arli SPAn menambahkan, kalau BHD sangat penting sekali dalam memberikan harapan hidup kepada pasien yang khususnya di tengah kondisi kegawat daruratan.

“Langkah-langkah melakukan BHD. Antara lain; cek respon pasien, panggil bantuan dan Amil AED. Lalu, cek nadi artis dan pernafasan,” jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, lakukan reputasi jantung paru (RJP 30:2). Cek nadi artis dan pernafasan, dan rescue breath 10-12 XM. “Tidak hanya teori ini saja, sebagai bekal dibekali praktek. Sehingga, tenaga medis lebih paham soal BHD,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed