oleh

Bayern Banjir Rekor

-Olahraga-13 views

MUNICH – Juara bertahan Bayern Munchen melenggang ke partai puncak DFB-Pokal 2019/2020 usai menaklukkan Eintracht Frankfurt di babak semifinal, kemarin.

Sukses ini disempurnakan Die Roten dengan sejumlah rekor luar biasa. Tampil di depan pendukung sendiri di Allianz Arena, Die Roten menang dengan skor tipis, 2-1.

Dua gol FC Hollywood dilesakkan Ivan Perisic pada menit ke-14 dan Robert Lewandowski di menit ke-74. Sedangkan gol hiburan tim tamu dicetak pemain pengganti, Danny Da Costa di menit ke-69.

Ini adalah kemenangan ke-24 anak asuh Hansi Flick dari 27 pertandingan kompetitif mereka. Dengan demikian, Flick memecahkan rekor Pep Guardiola yang meraih 22 kemenangan dalam 27 laga bersama Bayern. Catatan ini adalah yang tertinggi dalam sejarah Bayern sejak promosi ke Bundesliga pada tahun 1965.

Penyerang Bayern, Thomas Muller juga mencatatkan rekor baru. Pemain serba bisa Jerman itu menjadi pemain pertama yang terlibat dalam 50 gol di DFB-Cup setelah memberi assist untuk Perisic. Muller yang memainkan 55 pertandingan Piala DFB tercatat mencetak 32 gol dan memberi 18 assist.

Lewandowski tak mau ketinggalan. Dengan empat golnya di Piala DFB tahun ini, ia menjadi top skor bersama pemain Fortuna Dusseldorf, Rouwen Hennings yang sudah tersingkir di perempat final. Dengan demikian, Lewandowski bisa menobatkan diri sebagai top skor di tiga kompetisi berbeda musim ini.

Seperti diketahui, ia juga saat ini menjadi pencetak gol terbanyak di Bundesliga dan Liga Champions. Bahkan trofi top skor kapten tim nasional Polandia itu bisa lebih banyak lagi mengingat sekarang dia juga memuncaki daftar pemburu sepatu emas Eropa.

Khusus klub, Bayern kini mempertegas status mereka sebagai raja laga puncak DFB-Pokal. Bayern akan bertarung di final ke-24 mereka piala DFB, dua kali lebih banyak dari tim Jermain lainnya. Schalke yang ada di posisi kedua tercatat hanya melakoni 12 final.

Rekor lain yang juga dicatatkan Bayern adalah status sebagai mesin gol. Di 43 pertandingan kompetitif mereka musim ini, The Bavarians mencetak total 129 gol. Sebelumnya, jumlah tersebut hanya bisa dicatatatkan Bayern pada tahun 1972/1973. Sedangkan klub lain, belum satu pun yang mampu mencetak gol sebanyak itu dalam 43 laga.

Ke depan, akan lebih banyak rekor yang bisa ditorehkan Bayern yang sudah tak terkalahkan dalam 21 pertandingan beruntun. Termasuk rekor era Pep Guardiola yang melalui 24 laga tanpa tersentuh sekali pun kekalahan pada musim 2013/14.

“Itu adalah kemenangan yang pantas. Kami sedang dalam performa bagus, para pemain melakukan pekerjaan yang sangat, sangat baik. Ini adalah langkah yang ingin kami ambil: menuju final di Berlin,” kata Hansi Flick di situs resmi Bayern.

Meski kalah, Pelatih Eintracht Frankfurt, Adi Hutter mengaku tetap bangga dengan anak asuhnya. “Kami bermain sangat baik di babak kedua dan pantas menyamakan kedudukan. Kami bisa sangat bangga karena banyak orang tidak berpikir kami akan mampu mengatasinya. Kami membawa Bayern ke jurang kekalahan,” ujarnya.

Bayern selanjutnya akan berhadapan dengan Bayer Leverkusen di partai puncak yang akan digelar di Olympiastadion, Berlin, 4 Juli mendatang. Leverkusen sehari sebelumnya mengakhiri kejutan perwakilan regional associations, FC Saarbrucken dengan kemenangan 3-0. (amr/ham/fin)

 

Komentar

News Feed