oleh

Bayar Gaji Pegawai Pakai Silpa

-Metropolis-13 views

PRABUMULIH – Belum masuknya Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat membuat PNS di kabupaten/kota belum gajian.

Berbeda dengan Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih, meski DAU belum masuk. Tetapi, gaji pegawai sudah dibayarkan. Pembayaran gaji tersebut, menggunakan Silpa 2020.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD), H Jauhar Fahri SE Ak CA kepada awak media, Selasa (5/1/2021). “Gaji telah dibayarkan Senin lalu, 4 Januari 2021. Tidak ada penundaan, meski DAU belum masuk,” kata Jauhar.

Pembayaran gaji pegawai sendiri kata dia, berkat arahan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menggunakan Silpa 2020 sebesar Rp 50 miliar lebih. “Gaji kan hak pegawai, makanya Pak Wako mengambil kebijakan menggunakan Silpa. Meski, DAU belum masuk,” terangnya.

Informasi yang didapat pihaknya, DAU sendiri baru masuk Selasa ini (5/1/2021) ke rekening Pemerintah daerah (Pemda), termasuk Pemerintah kota (Pemkot). “Iya, kabarnya demikian. Hari ini (kemarin, red), infonya DAU baru masuk,” bebernya.

Seperti diketahui, sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) pada APBD 2020, sebesar Rp 50 miliar lebih. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD), H Jauhar Pahri SE AK CA menjelaskan, SilPA ini menjadi dasar pengelolaan keuangan dan pembiayaan di APBD 2021.

“Sesuai dianggarkan di APBD 2020, hitungan sementara SilPA lebih dari Rp 50 miliar,” ujar Jauhar, sapaan akrabnya belum lama ini.

Sambungnya, APBD 2020 sekitar Rp 900 miliar. Dan, berkat pengelolaan keuangan yang baik masih bisa menyisakan SilPA. “Kita tetap ketat dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan. Sehingga, Pemerintah kota (Pemkot) tahun lalu tidak terjadi defisit anggaran,” terangnya.

Dikatakan Jauhar, semua kewajiban terhadap pihak ketiga telah dilakukan pembayaran semuanya. Baik, proyek fisik dan juga non fisik. “Sehingga, akhir tahun lalu tidak ada lagi beban anggaran alias hutang kepada pihak ketiga. Lantaran, semua kewajiban Pemkot telah dipenuhi. Bahkan, ada SilPA,” bebernya.

Pengelolaan anggaran pada 2021 ini, kata dia masih di masa pandemi Covid-19. Dan, berupaya mengelola keuangan dengan cermat. Khususnya, berhubungan masalah Covid-19. “Sehingga, tahun depan mudah-mudahan bisa SilPA kembali,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed