oleh

Bawa Senpira, Suplier Diciduk

PRABUMULIH – Henglis Jueni (43) alias IIs, warga Jalan RA Kartini No 06 RT 02/RW 02 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian Polres Prabumulih. Iis berprofesi sebagai suplier di salah satu perusahaan BUMN di Kota Nanas ini, kedapatan membawa senjata api rakitan (senpira) berjenis revolver kaliber 38 mm. Sehingga, ia terpaksa diamankan dan diproses secara hukum, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya atas kepemilikan senpi tersebut.

Informasi dihimpun koran ini, diringkus tersangka tidak sengaja. Pasalnya, ketika itu tersangka tengah mengecek kontrakannya di Jalan Perwira Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Senin malam (9/9), sekitar pukul 22.30 WIB tengah digerebek petugas karena terindikasi ada peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Lalu, karena polisi curiga akhirnya digeledah tubuhnya. Dan, didapati senpira berjenis revolver di pinggangnya. Tidak hanya itu, petugas juga menemukan 6 butir peluru. Takut disalahgunakan tersangka, untuk kejahatan.

Senpira dan peluru disita dan diamankan, termasuk juga tersangka digelandang ke Mapolres untuk diproses secara hukum terkait kepemilikan senjata ilegal tersebut. Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH didampingi Kasatreskrim, AKP Abdul Rahman SH MH membenarkan, soal ungkap kasus kepemilikan senpira dan peluru. “Tersangka sudah kita amankan dan senpira beserta peluru sudah kita sita. Sementara itu, kasusnya masih kita kembangkan ditakutkan ada tindak pidana lainnya,” beber Tito.

Lanjutnya, karena kepemilikan senpira dan peluru tersebut. Tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1, UU No 12/1951 tentang larangan memiliki senjata api. “Tersangka, Iis diancam penjara 20 tahun,” akunya. Sementara itu, tersangka Iis mengaku, kalau senpira dan peluru tersebut titipan rekannya warga Lampung, sudah tiga bulan belakangan ada padanya. “Pistol ini bukan punyo aku, cuma tetepi bae,” kilahnya. Sambungnya, biasanya senpira ini ada di rumah dan jarang dibawahnya. “Idak sengajo tebawa, pas ngecek kontrakan,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed