oleh

Bawa Pistol Seorang Pria Dibekuk

PRABUMULIH – Seorang pria yang sedang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Revo tanpa plat di kawasan jalan Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, kemarin petang (20/2) sekitar pukul 16.00 WIB berhasil dibekuk polisi.

Pria itu tak lain, Junaidi (32) warga Dusun 1 Desa Alai Kecamatan Lembak, Muara Enim yang berhasil dicegat tim buser Polsek Lembak karena diduga membawa sepucuk senjata api (senpi) jenis pistol rakitan lengkap dengan isi satu butir amunisi aktif kaliber 5,56 milimeter tanpa izin.
Akibatnya, Junaidi berikut barang berbahaya itu langsung digiring petugas ke Mapolsek Lembak untuk diamankan dan diperiksa secara intensif oleh petugas penyidik.
Informasi yang berhasil dihimpun, ditangkapnya Junaidi kemarin itu bermula ketika anggota buser Polsek Lembak baru saja memperoleh informasi dari masyarakat yang menyebut jika salah seorang pria dengan ciri-ciri menggunakan sepeda motor tanpa nopol diduga menunjukkan sepucuk pistol di balik baju terselip di pinggangnya.

Lalu, informasi itu menyebutkan pria tersebut akan melaju bermotor melintasi kawasan jalan Desa Alai. Mendapati informasi itu, tim buser yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, AKP langsung melakukan penyelidikan dan penyisiran ke lokasi jalan yang dimaksud guna dapat mengamankan cepat pria yang dimaksud.
Setelah tiba di lokasi jalan, tak berapa lama petugas pun mendapati pria yang sedang mengendarai sepeda motor yang sama seperti pria yang sebelumnya diinformasikan itu keluar dari dalam sebuah kebun karet untuk menuju ke arah desa Alai. Melihat itu, petugas pun langsung mendekati pria tersebut dengan mencegatnya laju motornya itu.

Di saat petugas berhasil menyetop motor pelaku, petugas lalu meminta untuk menunjukkan identitasnya, namun gelagat sedikit gugup serta sedikit mencurigakan membuat petugas langsung menggeledah dan memeriksa di sekujur badannya.

Tak pelak, ketika pemeriksaan badan didapati pada bagian pinggang pelaku, petugas menemukan sepucuk pistol bermata satu lengkap berisikan sebutir amunisi aktif kaliber 5,56 milimeter tersebut. Sehingga pelaku beserta barang buktinya itu langsung dibawa petugas ke Mapolsek guna periksaan lebih lanjut.
Saat diintrogasi petugas, Junaidi mengaku jika benda berbahaya itu didapatnya dari peninggalan seorang kerabatnya di daerah Sungai Rotan sejak lama. “Senjato itu aku peninggalan dulur aku pak, dio ngasihke aku untuk jago-jago bae belum pernah aku gunoke untuk kejahatan,” sebutnya di hadapan petugas di Mapolsek Lembak, kemarin.

Sementara itu, Kapolsek Lembak AKP Aidil Fitri SH yang didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Surmiyadi ketika dikonfirmasi juga membenarkan pelaku dan barang buktinya itu berhasil diamankan dan masih menjalani pemeriksaan pihaknya.

“Pelaku diamankan setelah kita mendapat informasi jika pelaku sempat dilihat warga sepucuk pistol rakitan sedang dibawanya. Dari situ kita langsung cepat mencari keberadaannya dan berhasil kita amankan,” terang Kapolsek.
Menurutnya, pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan secara intensif pihaknya dan atas perbuatannya pelaku dapat dikenakan dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 sebagaimana dalam Pasal 1 ayat tentang kepemilikan senjata api.

“Pelaku dapat dikenakan hukuman pidana yang diduga melakukan tindak pidana tanpa hak membawa, menguasai, menyimpan, dan memiliki senjata api dan amunisi tanpa ijin yang diancam dengan kurungan penjara selama 12 tahun penjara,” tegasnya. (Mg03)

News Feed