oleh

Baru Himpun Rp 1,476 T

PRABUMULIH – Dari target Rp 2,4 triliun yang ditetapkan, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama baru menghimpun dana sekitar Rp 1,476 triliun atau sekitar 62,01 persen dari berbagai pajak yang dikelolanya hingga September ini.

Kepala KPP Pratama, Hasanuddin menjelaskan, besarnya potensi pajak di wilayahnya yang meliputi tiga kabupaten/kota. Yaitu, Prabumulih, Muara Enim, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Ia optimis hingga akhir tahun nantinya, pajak yang dihimpun bisa tercapai.

“Seperti tahun lalu, 99 persan penghimpunan dana pajak yang kita kelola berhasil kita capai. Demikian pula target tahun ini, sebesar Rp 2,4 triliun juga kita wujudkan. Sekarang sudah, Rp 1,476 triliun atau sekitar 62,01 persen,” jelas Hasan, begitu sapaan akrabnya di ruang kerjanya, kemarin (12/9).

Ungkapnya, sumber-sumber pajak yang dikelolanya. Antara lain berasal dari PPH non migas, PPN dan PPnBM, berbagai PBB, PPH migas dan lainnya.

“Pajak tersebut, dibayarkan oleh wajib pajak. Baik itu, perseorangan (non karyawan), karyawan, dan badan usaha,” bebernya.

Data yang dihimpunnya, rincinya tercatat wajib pajak yang terdaftar dan wajib SPT Tahunan. Untuk badan berjumlah sekitar 3.662 wajib pajak, perseorangan sebanyak 37.888 wajib pajak, dan usahawan (non karyawan) 7.876 wajib pajak.

“Wajib pajak yang terdaftar dan wajib SPT Tahunan mencapai 72,90 persen di tiga kabupaten/kota yang menjadi wilayah kita,” pungkasnya.

Sambungnya, pajak yang dikelolanya salah satu sumber biaya negara untuk pembangunan di negara ini. Tidak hanya itu, termasuk juga di kabupaten/kota juga mendapatkan bagi hasilnya.

“Makanya, setor pajak yang menjadi kewajiban wajib pajak secepat mungkin. Untuk mendorong penghimpunan pajak yang kita lakukan,” tambahnya. (03)

News Feed