oleh

Baru Empat Kelurahan Bebas BAB Sembarangan

-Kecamatan-37 views

PRABUMULIH – Dari 37 Kelurahan Desa yang ada di Kota Prabumulih, baru 4 Kelurahan yang sudah 100 persen terbebas dari Buang Air Besar (BAB) sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

4 Kelurahan itu berada diwilayah Kecamatan Prabumulih Utara. Yakni Kelurahan Pasar II, Kelurahan Pasar, Kelurahan Wonosari dan Kelurahan Mangga Besar.

“Kelurahan lain itu masih dibawah 100 persen, rata-rata  85 persen. Itu data dari Provinsi,” kata Kepala Dinas Kesehatan dr H Happy Tedjo SPh melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Joko Listiano SKm dibincangi usai sosialisasi pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat  (STBM) menuju desa kelurahan ODF 100 persen di Kelurahan Majasari Selasa (23/6).

Joko menuturkan, belum 100 persen ODF tersebut lantaran masih ada warga yang belum memiliki jamban dan. “Ada juga yang punya jamban, tapi pembuangannya ke Sungai, tidak pada tempatnya,” ucapnya.

Nah, untuk mewujudkan STBM smart, pemkot melalui dinas kesehatan gencar melakukan edukasi kepada masyarakat yang ada di wilayah belum 100 persen ODF.

“Kita melakukan kegiatan pemicuan STBM, dalam rangka mengedukasi masyarakat untuk tidak BAB sembarangan. Warga diharapkan sadar akan pentingnya jamban di rumah tangga. Karena salah satu indikator lingkungan sehat adanya jamban dan air bersih,” terang Joko.

Terkait itu Joko menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk mengatasi minimnya jamban sejumlah kelurahan. “Data akan kami kumpulkan, akan kami koordinasikan dengan kepala dinas, dinas terkait PU atau Perkim bagaimana solusinya minimal jamban komunal,” tuturnya.

Dilanjutkan Joko, dengan kelurahan desa yang sudah bebas dari BAB sembarangan nantinya akan menuju ke Kota Sehat. “Kita berupaya mempersiapkan kelurahan sehat desa sehat. Kalau sudah kelurahan sehat dan desa sehat kita tinggal mengacu ke kota sehat Insya allah tahun 2021 ikut veirfikasi kota sehat,” tukasnya.

Lurah Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Inggit Damayanti SE menuturkan pihaknya sudah sejak lama mengusulkan ke Perkim. “Sudah diusulkan tapi tahun 2021, perkim telah meminta pernyataan kesiapan menerima dana alokasi khusus TA 2021. Dan warga menyatakan siap,” ujar Inggit.

Sementara itu ketua RT 6 RW 4 kelurahan majasari Gunadi mengatakan, warganya akan berembuk untuk mencari lahan dan siap membuat pernyataan kesiapan bila nantinya akan ada bantuan. “Semua warga rata-rata punya jamban, hanya lahan yang terbatas jadi tidak ada septic tank. Tapi kami sudah berembuk bersama masyarakat, akan menyiapkan lahan dan usulkan saluran Ipal. Bu lurah sudah lama berharap ada Ipal, bahkan ibu lurah sudah pernah mengajak kami berembuk masalah ini,” kata Gunadi ketua RT 6 RW 4.

Pantauan koran ini, sosialisasi dihadiri oleh Kepala Puskesmas Tanjung Raman Wahyuni Eka Septika SKM Mkes, serta sejumlah masyarakat  dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan covid-19.(08)

Komentar

News Feed