oleh

Baru 8 Bulan Difungsikan, Pasar Tapus Roboh

LEMBAK – Informasi robohnya salah satu bangunan los pasar yang berada di Desa Tapus, Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, pada Senin malam (3/9) lalu menjadi perbincangan warga tak terkecuali bagi warga Prabumulih.

Bagaimana tidak, bangunan yang baru difungsikan sekitar delapan bulan tersebut, kini ambruk atau roboh.
Pantauan koran ini dilapangan kemarin, bangunan yang roboh hanya menyisahkan kerangka dan atap bangunan saja. Sementara, sekitar 15 tiang penyanga kerangka atap roboh seluruhnya.

Jono, salah satu tukang yang saat ditemui tengah bertugas memperbaiki puing-puing bangunan pasar kalangan yang roboh itu, menuturkan, kalau robohnya bangunan pasar itu terjadi Senin malam lalu. “Penyebabnyo oleh apo aku dak tau karena aku disini cuma disuruh untuk perbaiki ini bae,” akunya yang dibincangi wartawan, kemarin (5/9).

Namun, dikatakannya, kurang lebih ada 15 tiang penyanggah yang ada di bangunan pasar kalangan itu diketahui tak ada yang tersisa. “15 tiang yang ada itu roboh galo,” kata pria paru baya itu.

Sementara, salah satu warga yang tinggal tepat disebelah bangunan pasar kalangan yang roboh tersebut menambahkan, robohnya pasar kalangan yang difungsikan sejak Januari 2018 lalu itu, terjadi sekitar pukul 20.00 WIB lantaran adanya hujan deras dan angin kencang yang menguyur desa Tapus ketika itu.

“Senin malam kemarin itu kan memang di desa kami ini hujan deras samo angin kuat waktu sudah sholat isya itu. Nah, kejadian Pasar ini roboh oleh itu lah,” kata Wanita berambut lurus sebahu yang tak ingin sebutkan namanya.

Lanjutnya, meski tak melihat secara langsung detik-detik robohnya pasar kalangan itu. Namun, dirinya mengakui saat itu mendengar suara kuat khas ambruknya bangunan. “Memang tedengar kami ado bunyi ambruk saat itu, tapi karena hujan jadi kami idak keluar. Tapi setelah tetangga sebelah kami manggil baru tau bahwa pasar kalangan itu roboh,” jelasnya.

Dikatakannya, meski hanya menyisahkan kerangka dan atap bangunan itu saja. Namun, disebutkannya, tidak ada korban dari kejadian tersebut. “Idak ado korban. Cuma jualan kalangan hari ini (kemarin,red) jadi berantakan karena banyak yang berjualan sembarangan di lapangan pasar itu,” tandasnya seraya menyebutkan kegiatan pasar kalangan di Desa Tapus rutin dilakukan setiap hari Rabu.

Terpisah, Kepala Desa Tapus Kecamatan Lembak, Sapri mengatakan kejadian ambruknya pasar kalangan itu karena alam. Namun, dirinya membantah jika bahan bangunan atau material yang digunakan tersebut tidak sesuai RAB. “Yang pasti kita akan bertanggung jawab. Dengan memperbaiki memakai tenaga baru dan bukan yang lama,” tandasnya seraya menyebutkan pihaknya menyiapkan dana kas desa dan uang pribadi guna perbaikan robohnya bangunan los pasar kalangan tersebut. (01)

News Feed