oleh

Baru 1.255 SR Terkonversi

-Metropolis-60 views

Dari 6.018 SR yang Dipasang

PRABUMULIH – Proyek pembangunan jaringan gas kota (Jargaskot) dibangun sejak 2018 silam, meski sudah dinyatakan selesai ternyata masih menyisakan pekerjaan rumah (PR).

Pasalnya, informasi dihimpun dari PD Petro Prabu. Sekarang ini, hanya sekitar seribuan atau tepatnya sekitar 1.255 sambungan rumah (SR) baru terkonversi dan bisa dinikmati masyarakat.

Hal itu dibenarkan Direktur Utama (Dirut) PD Petro Prabu, H Azhari H Harun ketika dibincangi awak media, belum lama ini di ruang kerjanya.

“Iya, baru 1.255 SR terkonversi dari 6.018 SR dipasang,” aku Azhari, sapaan akrabnya, kemarin.

Pensiunan PT Pertagas ini, tidak menampik, menerima keluhan dari masyarakat di 9 Kelurahan/desa di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) dan Kecamatan Prabumulih Barat, karena belum terkonversi SR tersebut. Sehingga, gas kota belum bisa dinikmati masyarakat.

“Jaringan sudah tersambung, tetapi belum bisa terkonfirmasi. Karena, masih ada sejumlah kendala di lapangan,” bebernya.

Rincinya, masalah tersebut. Seperti; pengerjaan jaringan tidak sempurna, belum ditapping, belum tersambung SR dan SK, tidak ada meter dan lainnya.

“Pemasangan SR dan SK dilakukan pihak ketiga. Kita (PD Petro Prabu, red) siap membantu pihak ketiga, khususnya masalah gas in. Asalkan, didampingi pihak ketiga,” ucapnya.

Keadaan seperti itu, sebutnya sudah dilaporkan ke Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM dan telah melakukan pemanggilan pihak ketiga.

“Agar segera menyelesaikan pengerjaannya, agar gas kota seluruhnya terkonversi dan bisa dinikmati warga,” jelasnya.

Hal itu, akunya menjadi perhatian pihak ketiga. Khususnya, masalah pemasangan belum selesai.

“Sejumlah existing di 9 kelurahan/desa di RKT dan Prabumulih Barat, masih ada belum disambung dan terpasang. Harus segera dikerjakan dan dipasang,” terangnya. (03)

Komentar

News Feed