oleh

Banyak Warga Pindah Datang

PRABUMULIH – Pelayanan tentang pembuatan KK dan KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terus diramaikan warga Kota Prabumulih. Pasalnya, saat libur lebaran pelayanan sempat terhenti kurang lebih 1 minggu lamanya.

Sehingga saat masuk kembali ada peningkatan jumlah warga yang ingin mendapatkan pelayanan pembuatan KK KTP akte kelahiran, hingga registrasi pindah datang atau pencabutan dan memasukkan baik lintas Kabupaten maupun lintas Provinsi.

Hal ini seperti sampaikan kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Haryadi SH MM, melalui register bagian Pindah atau Datang, Rilda Swastika SE saat dibincangi koran ini disela pemberian pelayanan pada masyarakat.

“Alhamdulillah dalam setiap hari kerja selalu ada yang masuk dalam pelayanan pindah atau datang. Baik lintas Kelurahan, lintas Kecamatan, hingga lintas Kota dan Provinsi,” katanya.

Lanjutnya pencabutan atau pemasukan kembali nomor induk keluarga atau Nomor KTP ke sistem yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang terkoneksi secara terpusat, sangat penting untuk pendataan administrasi penduduk. “Hal ini penting dilakukan demi kemudahan prosedur dan pendataan administrasi penduduk di suatu tempat,” bebernya.

Lebih jauh wanita ini mengatakan bahwa beberapa alasan perpindahan warga yang dilayani diantaranya adalah karena perpindahan tugas, karena sudah berkeluarga, ada juga yang mencabut NIK dari KK karena perceraian.

“Apapun alasannya, kita perlu minta surat pengantar mulai dari RT RW hingga kantor Lurah. hal ini merupakan langkah antisipasi kita untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan terjadi, setelah warga mendapatkan pelayanan pencabutan dan memasukkan KK atau pembuatan KK atau KTP yang kita berikan,” tandasnya.

Sementara salah seorang warga Kelurahan Wonosari, Ellysia  yang mengajukan permohonan untuk pencabutan KK dan KTP mengatakan bahwa perpindahannya karena alasan suami yang pindah tugas ke Palembang.

” Untuk mempermudah kan urusan anak pindah sekolah juga kita perlu alamat baru karena itu kita mengajukan permohonan untuk pindah ke Palembang dan mencabut data di Capil Prabumulih,” tambahnya. (05)

Komentar

News Feed