oleh

Bantu Pemerintah, Siapkan Anggaran

PRABUMULIH – Masalah data sangat penting, khususnya keakuratan dan dalam menentukan arah kebijakan pemerintah melalui program dijalankan.

Hal itu ditegaskan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM ketika membuka Forum Group Discussion (FGD) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (30/9) di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemerintah kota (Pemkot).

“Kita mengajak BPS berkolaborasi dan bersinergi, guna membantu pemerintah masalah validasi dan akurasi data. Kita tahu, anggaran BPS kecil. Nanti kita siapkan anggaran untuk menuntaskan masalah data tersebut. Kini kerap kali menjadi kendala di Pemkot,” ujar Ridho, sapaan akrabnya.

Sambung suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini, ke depannya harapan tidak ada keluar angka sendiri-sendiri. Baik Pemkot dan BPS.

“Sehingga bisa memberikan solusi dan penyelesaian, data program akan dituntaskan,” jelas ayah tiga anak ini.

Diakuinya, gara-gara data tidak valid dan akurat programnya tidak selesai-selesai. Yaitu, masalah gas kota, bedah rumah, KTP dan lainnya.

“Gara-gara salah data, karena tidak akurat dan valid. Bisa memalukan kepala daerah,” jelas orang nomor satu di kota ini.

Harapannya, mensurvey kepuasan atas program Pemkot. Ke depannya, Pemkot tidak perlu lagi memakai pihak ketiga dan juga menggunakan data BPS.

“Kalau sudah demikian, tidak hanya masalah kepuasan masyarakat diketahui. Program-program dijalankan Pemkot dengan data akurat dan valid, bisa dituntaskan,” terangnya.

Kepala BPS, Ahmad Nurhidayat Ssi menerangkan, kalau FGD ini mengenai satu data Indonesia. Selain itu juga, terkait penyelenggaraan statistik sektoral.

“Kegiatan ini, diikuti sekitar 40 peserta dari stakeholder di lingkungan Pemkot dan instansi vertikal dalam rangka mewujudkan satu data Indonesia,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed