oleh

Banjir Tahunan Tak Khawatirkan Warga Sekolah

PRABUMULIH – Keberadaan dua sekolah yang ada di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumlih Barat kini tidak khawatir lagi dengan banjir musiman seperti yang sering terjadi beberapa tahun lalu. Apalagi saat ini sedang dibangun bantaran sungai, tentunya banjir sudah diantisipasi.

Dulu, hampir setiap tahun selama kurang lebih dua bulan lamanya halaman kedua sekolah yaitu SDN 76 dan SDN 77 selalu digenangi air, bahkan berlumpur.  Boro-boro para siswa mau santai seperti saat ini. Untuk main  bahkan menginjakkan kaki ke halaman sekolah saja tidak.

“Alhamdulillah sudah dua tahun terahir ini banjir tidak separah dulu. Jika dulu air sampai menggenang namun saat ini tidak lagi. Kita berharap keadaan ini terus saja begini, sehingga tidak ada halangan untuk para siswa bermain di halaman sekolah,” jelas Kepala SDN 77 Prabumulih , Agus Sukoco SPd beberapa waktu lalu.

Nah sekolah yang beralamat di Kelurahan Payuputat ini , sebelumnya diwacanakan akan mendapatkan bantuan konblok melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, namun sampai saat ini belum ada tanda kalau akan di pasang konblok, selain kontur tanaha halaman sekolah yang memang tidak layak, namun kemungkinan banjir datangan akan kembali terjai suatu waktu.

“sebenarnya memang tidak bisa kalau hanya di pasang konblok seperti halaman sekolah lainnya yang tanahnha kering dan keras, namun kemungkinan akan dilapisi semen bisa jadi untuk menyatuukan celah celah konblok, dan di dam setiap sisi halaman sekolah,” tambah Kepsek SDN 76, Mulyo SPd.

Diketahui saat ini,  kedua sekolah ini sudah dibantu jembatan antar kelas untuk menghindari banjir. Namun untuk aktivitas dihalaman sekolah seperti rutinitas pelaksanaan upacara bendera hari senin dan aktivitas diluar kelas, masih bolong-bolong sesuai keadaan halaman sekolah.

“jika halaman kering, rutinitas upacara selalu kita laksanakan, begitu juga dengan aktivitas lainnya,” tandasnya.

Sementara pantauan koran ini, para siswa asyik bersantai dan main dihalaman SDN 76 karena saat ini sedang musim kemarau. Keadaan ini diharapkan terus berlekanjutan setelah pemasangan tanggung disepanjang sungai yang diharapkan dapat mengatasi banjir di sekolah ini.(05)

 

 

Komentar

News Feed