oleh

Banjir Sentani, Tiga Warga Tewas

JAYAPURA- Hujan deras yang mengguyur Papua menyebabkan banjir bandang di Kecamatan Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (16/3) pukul 21.30 WIT. Diduga Intensitas hujan membuat Danau Sentani meluap dan mengakibatkan sejumlah bangunan di tepi danau terendam.

Data yang dikirim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan tiga warga meninggal dunia. Sebanyak Sembilan rumah warga hanyut, satu mobil terbawa banjir dan tiga jembatan rusak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hujan deras melanda Sentani sejak sejak pukul 18.00 WIT.Sebanyak sembilan kelurahan terendam,(selengkapnya lihat grafis-red) Banjir masuk ke rumah-rumah warga dan rumah sakit. Jalan berubah menjadi aliran permukaan yang deras ujar Sutopo dalam rilis yang diterima Fajar Indonesia Network, Sabtu (16/3) malam.

Sutopo mengatakan, evakuasi dan pendataan masih dilakukan karena banjir masih berlangsung. BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan relawan melakukan evakuasi warga di tempat yang aman. Hujan masih turun. Banjir masih berlangsung, kami sedang koordinasi, jelasnya.

Dijelaskanya, daerah yang paling parah berada di Jalan Tabita Sentani, akses transportasi masih terendam banjir dan tidak dapat dilalui. Sejumlah warga dikabarkan mengungsi ke tempat tinggi. Warga di Kawasan Kemisi sudah mengungsi ke daerah Gunung Merah yang lebih tinggi, terang Sutopo.

Sutopo menerangkan, sejumlah daerah lain juga terendam banjir seperti di Pasar Baru, BTN Gajah Mada dan lainnya. Banjir juga mulai masuk ke beberapa ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Sentani.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Sumartono, Sabtu malam, membenarkan sejumlah kawasan terendam banjir. Bahkan ada laporan tentang jembatan yang putus, namun pihaknya belum bisa memantau langsung ke lapangan karena banjir masih berlangsung. Kita masih menggali data lagi mas, ini sedang dalam evakuasi warga terlebih dahulu, tandasnya. (fin/tgr)

News Feed