oleh

Banjir Menghantam, Rumah, Jalan dan Perkebunan Terendam Air

-Metropolis-329 views

PRABUMULIH – Banjir kembali menghantam sebagian desa yang berada di pinggiran sungai Lematang. Seperti halnya yang terjadi di Kelurahan Payputat, Prabumulih. Tak hanya rumah warga, ruas jalan hingga perkebunan karet pun tak luput dari genangan air.

Lurah Payuputat, Edi Suanto SH MM menerangkan, setidaknya ada 200 ruma warganya khususnya yang berada di pinggir Sungai Lematang terendam air dengan ketinggian 20 cm.

“Sudah 4-5 harian belakangan ini, air naik dan membanjir halaman rumah warga di pinggir Sungai Lematang. Ketinggiannya, sekitar 20 cm. Banjir ini imbas, air Sungai Lematang meluap,” jelas pria yang juga Plt Sekretaris Camat (Sekcam) Prabumulih Barat dikonfirmasi, akhir minggu ini.

Sambungnya, ada 5 rukun warga (RW) rumahnya digenangi air di pinggir Sungai Lematang. Menurutnya, ketinggian air tersebut masih relatif normal dan belum terlalu tinggi.

“Karena ini, musibah tahun rata-rata rumah warga khususnya di pinggir Sungai Lematang adalah rumah panggung. Ketika halaman terendam banjir, tinggal diatas,” ungkap Edi, sapaan akrabnya.

Ungkap, Edi karena banjirnya belum terlalu parah. Kejadian yang menimpa warganya tersebut, akunya sejauh ini belum dilaporkan ke Dinas Sosial (Dinsos). “Kalau lapor belum, selain itu petugas Dinsos sudah mengecek situasi banjir di kelurahan kita ini,” terangnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Kiswara A Paulus melalui Kabid Banjamsos, Drs A Heriyanto MM tak menampik, soal adanya banjir yang menimpa Kelurahan Payuputat. Ungkapnya, itu merupakan banjir tahunan dan sering menimpa warga.

“Kalau laporan resmi dari kelurahan belum ada. Tetapi, memang informasinya demikian sempat mengecek kondisi,” tambahnya.

Soal bantuan yang digulirkan, terangnya tengah menunggu laporan resmi dari pihak keluraha. “Kalau ada laporan resmi, setiap tahunnya langsung bergerak untuk tindak lanjutnya,” pungkasnya. (03)

News Feed