oleh

Bandel, Tiga Angkutan Berat Ditilang

 
PRABUMULIH – Pasca Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM mencegat angkutan berat masuk dan melintasi jalan dalam kota.

Dinas Perhubungan (Dishub) langsung mengelar razia gabungan, kemarin (14/3) berlokasi di Simpang Bawa Kemang, Komplek Pertamina (Komperta), Kamis (14/3).

Hasilnya, sebanyak tiga angkutan berat yang bandel dan terpaksa melintasi jalan kota terpaksa diberikan tindakan tegas oleh petugas, berupa sanksi tilang.

“Razia ini kita lakukan melibatkan Satlantas, Kodim, dan lainnya. Ada tiga kendaraan angkutan berat, berani melintas terpaksa kita tilang buku KIR-nya,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Drs Mulyadi Musa MSi, kemarin di sela-sela razia tersebut.

Lanjutnya, karena ketiga mobil tersebut melanggar peraturan walikota (perwako) yang telah ditetapkan, tentang larangan melintas angkutan berat di dalam kota.

“Hanya truk sembako dan truk BBM, boleh melintas dalam kota. Lainnya, tidak boleh dan terpaksa kita tindak tegas. Ini kita lakukan, sebagai efek jera agar para sopir angkutan berat tidak boleh melintas di jalan dalam kota,” sebut Mulyadi.

Kata Mantan Kabag Humas ini mengingatkan, petugasnya tanpa terkecuali menindak angkutan berat yang berani melanggar atu bandel tetap melintasi jalan dalam kota.

“Alihkan seluruh angkutan berat ke Jalan Lingkar, supaya tidak melintasi dalam kota. Apalagi, sudah jelas aturannya di larang,” terangnya.

Salah satu sopir, Joko mengaku, terpaksa melintasi jalan dalam kota lantaran mendapat kabar kalau Jalan Lingkar rusak parah dan takut alias tidak berani melintas.

“Tadi dapet kabar dari sesama supir, kita abis ngantar pupuk dan mau pulang ke Lampung. Pas melintas, katanya Jalan Lingkar rusak. Makanya, kita memilih lewat jalan ini,” kilahnya.

Ia sendiri mengaku, terkejut ketika distop petugas dan akhirnya kena tilang. KIR dan surat menyuratnya di tahan petugas.

“Iya, kata petugas kita melanggar. Karena, tidak boleh melintasi jalan dalam kota,” pungkasnya. (03)

News Feed