oleh

Bandel, PKL Jalan Sudirman Bakal Diangkut Paksa

PRABUMULIH – Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Sudirman Pasar Inpres bertujuan menata, agar Pasar Inpres tidak semerawut akibat PKL yang berjualan sembarangan. Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH setuju penertiban PKL dilakukan secara menyeluruh, tanpa adanya tebang pilih dan juga pilih-pilih.

“Di tertibkan satu, harus ditertibkan semuanya. Inikan untuk penataan dan perwajahan kota ini. Apalagi, dilakukan penertiban Pemerintah kota (Pemkot) sudah memberikan solusi. Berupa lapak di Pasar Tradisional Modern (PTM),” ujar Orang Nomor Dua di Kota Nanas ini kepada awak media, Selasa (23/7).

Kata Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, jika ditertibkan tanpa terkecuali. Akunya, tentunya tidak akan menimbulkan komplain di kalangan pedagang. Dan, jelas jika tidak dilakukan akan menyulitkan sendiri. “Sosialisasi terkait penertiban itu, terus kita lakukan. Agar PKL membongkar lapaknya sendiri, nah kalau masih ya petugas yang menertibkan,” tandas suami Hj Reni Indahyani SKM ini.

Sementara itu, PKL telah diberikan tenggat satu minggu, untuk segera pindah ke PTM. Baik, PTM I ataupun PTM II. Hak para pedagang untuk mendapatkan lapak sambung Wawako, juga telah diberikan Pemkot melalui UPTD Pasar Inpres. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Pamong Praja (Kasat Pol PP), Hartono SE MSi dikonfirmasi membenarkan hal itu. Kata dia, sebelumnya para PKL di sepanjang Jalan Sudirman Pasar Inpres telah dikumpulkan UPTD Pasar Inpres.

Bahkan kata dia, telah diundi lapaknya di dalam PTM. Mereka ditenggat satu minggu, untuk masuk ke PTM untuk berjualan dan tidak lagi berjualan di Jalan Sudirman Pasar Inpres. “Karena menganggu ketertiban umum. Selain itu, juga menganggu pemandangan karena terlihat semerawut,” kata Hartono dibincangi awak media, kemarin.

Sebut Hartono, penertiban ini juga dilakukan, karena PKL tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda). Disebabkan, berjualan diatas trotoar dan juga badan jalan. “Imbauan sudah dua kali diberikan pihak UPTD Pasar Inpres. Jika sudah tiga kali, juga tidak diindahkan. Terpaksa, kita tindak tegas. Kita tertibkan, lapak PKL di Jalan Sudirman Pasar Inpres akan diangkut paksa,” tegasnya.

Sambungnya, sudah menjadi tugasnya selaku penegak perda untuk menertibkan pelanggar perda tersebut. Apalagi, sudah jelas, telah diberikan imbauan dan peringatan. “Memang tidak ada melarang PKL berjualan asalkan sesuai aturan dan ketentuan,” bebernya. Sekarang ini, sebutnya pihaknya tinggal menunggu action dari UPTD Pasar Inpres untuk melakukan penertiban PKL di sepanjang Jalan Sudirman Pasar Inpres. “Kalau, kata UPTD Inpres tenggatnya sudah habis. Baru kita lakukan penertiban terhadap PKL tersebut,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed