oleh

Bakal Seleksi Calon Kepala Sekolah

PRABUMULIH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih akan menyeleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep) untuk guru yang berminat untuk menjadi kepala sekolah. Selain itu juga akan ada penguatan kepala sekolah yang diperuntukkan kepala sekolah yang sudah menjabat namun belum mendapatkan nomor NIK Kepala Sekolah.

Hal ini dilakukan mengingat Kota Prabumulih bakal membuka Sekolah baru dan, pentingnya pelaksanaan seleksi cakep untuk mempersiapkan Sumber daya Manusia (SDM) calon kepala sekolah.

“Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan seleksi Cakep dan penguatan untuk para kepyala Sekolah yang sudah lebih dari 12 tahun serta Kepala Sekolah yang belum memiliki sertifikat cakep,”kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Kusron SPd MSi.

Seleksi tersebut diperuntukan untuk seluruh guru yang berkeinginan untuk menjadi kepala sekolah. Sampai saat ini ini waktu pendaftaran masih terbuka. para guru yang berminat bisa mendaftar dan mencari informasi tentang persyaratan di bidang Ketenagaan.

“Untuk sekarang belum ada pendaftar, karena pemberkasan baru dimulai sejak 23 september ini. Kemungkinan aetwkay pemberkasan baru tau jumlah peserta,”tambah Kepala Bidang Ketenagaan, Indratno SPd

Ia berharap semoga nanti banyak yang ikut seleksi, sehingga SDM yang layak untuk menjadi Kepala Sekolah lebih banyak. Indratno mengatakan beberapa persyaratan secara umum yang harus dipenuhi untuk pemberkasan administrasi diantaranya adalah guru yang memiliki tingkat pendidikan sarjana, berpengalaman minimal 6 tahun mengajar, menyatakan surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta bebas dari nafza dan memiliki sertifikat kependidikan.

“Pemberkasan dikumpul dalam waktu 3 hari yaitu Senin, 23 hingga Rabu tanggal 25 September. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 30 September,”tandasnya.

Diketahui, berdasarkan Permendikbud nomor 6 tahun 2018 kepala sekolah harus memiliki nomor unik Kepala Sekolah, maka dana BOS tidak bisa dicairkan serta tidak boleh menandatangani ijazah. “Wacana ini memang sudah disebarluaskan dan rencananya akan mulai berlaku pada tahun 2020 karena itu kegiatan sangat penting,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed