oleh

Bakal Pasang Portal Dalam Kota

-Metropolis-72 views

PRABUMULIH – Kesal masih banyak angkutan truk bertonase besar dan juga bus besar masuk dalam kota.

Dinas Perhubungan (Dishub) mengeluarkan kebijakan baru, berupa memasang sejumlah portal dalam kota.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Martodi SH MM mengungkapkan, Peraturan Walikota (Perwako) No 61/2019 sudah mengaturnya dan petugas sudah berjaga. Kenyataannya, masih banyak kuncing-kuncingan dan bandel. Bahkan, sejumlah oknum melakukan pengawalan untuk memasukan angkutan truk dan bus dalam kota.

“Dengan pertimbangan matang, segera kita pasang portal di sejumlah titik dengan spesifikasi hanya mobil pribadi bisa melintas. Antara lain; Tugu Nanas, Tugu Tani, Tugu Air Mancur, dalam kota dan lainnya,” ungkap Martodi, Minggu (26/7/2020).

Selain untuk menghindari gesekan dengan masyarakat terlibat pengawalan dan oknum, kata Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kakan Kesbangpol), aturan sudah jelas dan selama ini patroli juga terus dilakukan untuk mengantisipasi tidak masuknya kendaraan truk dan bus dalam kota.

“Adanya pemasangan portal ini, bisa menghidupkan terminal. Selain itu, Jalan Lingkar sudah mulus dan berangsur-angsur diperbaiki. Jadi alasan Jalan Lingkar rusak dan tidak layak serta kurang aman mengada-ada. Tindakan tegas sudah kita lakukan, tak jarang truk masuk kota dan bus kita tilang sudah ratusan,” tukasnya.

Akunya, paling lambat pemasangan portal tersebut akan dilakukan awal Januari 2021. Selain itu juga, harapannya Jalan Lingkar lebih hidup dengan banyaknya yard atau gudang didirikan dilokasi itu.

“Toko bangunan, Bus AKAP, AKDP dan ALS harus punya full di Jalan Lingkar. Dan, ke depan tidak perlu masuk kota. Ini demi kenyamanan dan keamanan masyarakat,” bebernya.

Masih kata dia, mendukung kebijakan tersebut sekarang ini Dishub tengah menyusun Peraturan Daerah (Perda) lalin terpadu. “Adanya perda tersebut, sebagai payung hukum kebijakannya,” ucapnya.

Terpisah, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM dikonfirmasi, mendukung kebijakan itu. Apalagi, memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat Prabumulih.

“Sudah selayaknya Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas (Kadis) harus punya gebrakan atau inovasi,” ujarnya.

Dan, katanya, siap menganggarkan dana di ABT atau APBD-P untuk pembangunan portal tersebut. “Ke depan, hanya mobil pribadi bisa melintas. Selain itu tidak. Perekonomian di Jalan Lingkar, khususnya terminal bisa hidup,” tambahnya.

Disinggung soal mobil keluarganya beroperasi di Prabumulih, yaitu Sejiwa dan Limbersa. Tegasnya, harus mematuhi dan ketentuan kebijakannya.

“Saya akan bicarakan dengan keluarga, aturan sekarang ini Bus Sejiwa dan Limbersa tidak bisa lagi masuk kota. Dan, harus melintasi Jalan Lingkar dan masuk di Terminal,” pungkasnya. (03)

 

Komentar

News Feed