oleh

Bakal Lakukan Sosialisasi Sebelum Terapkan Denda

-Metropolis-18 views

PRABUMULIH – Peraturan Walikota (perwako) tentang denda masker sedang disusun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Dinas Kesehatan (dinkes).

“Sudah disusun, sekarang dibagian hukum untuk ditinjau,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih dr H Happy Tedjo S MPH kepada Prabumulih Pos.

Hanya saja, untuk kepastian pemberlakukan denda yang diatur dalam perwako kata dr Tedjo, nantinya tak serta merta akan langsung diterapkan. Sebab akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.

Selain itu lanjut dia, masker harus lebih dahulu terpenuhi. “Tapi harapan awalnya harus persuasif dulu. Karena kalau masyarakat di rumah tangga itu paling tidak 4 masker per kepala. Kalau persiapan (masker) masih kurang, mau menerapkan itu namanya belum pas,” imbuhnya.

Karena itulah ungkap dr Tedjo, penerapan perwako harus melihat kondisi dan persiapan masyarakat terhadap ketersediaan masker. “Idealnya 1 kepala 4, 1 dicuci, 1 dipakai kemudian ada yang disimpan. Artinya sarana harus ada dulu, kalau (masker) masih kurang, belum punya langsung didenda nanti banyak yang kena,” ungkapnya.

Disinggung kapan target penyelesaian perwako, menurut dr Tedjo perwako diharapkan selesai. “Jelas kita semuanya diprogram, itukan program selain kemauan berhubungan dengan dana juga,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, dr Tedjo mengatakan saat ini pemkot berupaya untuk memenuhi kecukupan masker di masyarakat.

“Diharapkan semua terlibat, tidak hanya pemerintah saja. Mempercepat pelaksanaan tentunya membantu penyebaran masker. Karena kita harus kejar kecukupan masker dulu baru penerapan denda,” tukasnya yang mengatakan untuk besaran denda ditentukan oleh bagian hukum dengan melihat kondisi daerah.

Sekedar mengingatkan, masih banyaknya penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih, dikarenakan ketidak patuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Terbukti, sejak penerapan new normal penggunaan masker semakin kendor. Padahal diketahui, masker menjadi salah satu senjata ampuh dalam mencegah penyebaran covid-19.

Belum lagi, dalam beraktivitas masyarakat mulai abai dengan tak menjaga jarak, hingga abai dengan tak lagi rajin mencuci tangan.

Nah, untuk menekan penyebaran covid akibat ulah masyarakat yang lalai dengan tak mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih akan menyebarkan Surat Edaran (SE) terkait denda bagi warga tak patuh protkes. Dimana SE tersebut akan diperkuat dengan peraturan walikota (perwako). (08)

 

Komentar

News Feed