oleh

Antisipasi Kriminalitas dan Mesum, Minta Temptkan Petugas di Taman Tani Martapura

MARTAPURA – Sebagai salah satu tempat kunjungan masyarakat, Taman Tani yang terintegrasi dengan Lapangan Koni Martapura Kabupaten OKUT harus mendapat perhatian segala aspek. Salah satunya dari sisi keamanan dari pelaku kriminal dan tindakan asusila alias mesum.

Pantauan di lapangan, sejak dilakukan kelengkapan fasilitas di kawasan Lapangan Koni Martapura banyak masyarakat segala usia menjadikan lokasi tersebut tempat olahraga, bermain, kumpul hingga nongkrong. Terlebih berada di pusat kota Martapura. Tingginya minat masyarat mendatangi Lapangan Koni tentunya dibutuhkan kesiapan sarana prasarana hingga keamanan.

Ketua DPRD Kabupaten OKUT Beni Defitson SIP Senin (18/2) mengatakan, ada beberapa tempat di Martapura menjadi sasaran kunjungan masyarakat. Baik warga OKUT sendiri hingga luar daerah. Salah satunya Taman Tani Martapura yang terintegrasi dengan Lapangan Koni.

“Ya saya lihat Taman Tani Martapura banyak dikunjungi warga segala usia. Ini artinya animo masyarakat tinggi. Tinggal aparat kepolisian dan pemerintah beserta turunannya yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) aktif melakukan pengawasan dari sisi keamanan,” ujar Beni.

Ia mengatakan, jika daerah tersebut rawan kriminal atau rawan tempat perbuatan asusila, maka akan berdampak ketidaknyamanan masyarakat. “Setidaknya harus ada petugas yang berjaga-jaga. Lebih baik mencegah dari pada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya. Selama ini, Martapura mengalami kemajuan baik dari sisi keindahan dan kebersihan, tentuya masyarakat harus menjaga aset tersebut.

Kasat Pol-PP Kabupaten OKUT Drs Vikron Usman MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Peraturan Daerah (P2D) Edwar SE mengatakan, jauh sebelumnya Pol-PP sudah melakukan patroli rutin di beberapa lokasi terutama yang menjadi tempat kunjungan masyarakat, seperti Bendung Perjaya, Pasar Martapura, kawasan Perkantoran hingga Taman Tani Martapura.

Tetapi, untuk menempatkan anggota di loaksi tersebut memang belum dilakukan. “Kita rutin 24 jam patroli. Salah satunya untuk melakukan penegakkan peraturan daerah (Perda). Nah, untuk Taman Tani secara mobile terus kita pantau. Tentunya dengan banyaknya tingkat kunjungan masyarakat terutama saat weekend kita akan lebih intens lagi patroli,” katanya seraya mengatakan akan berkoordinasi juga dengan kepolisian. (asa)

News Feed