oleh

Anjurkan Beli Kurban yang Memiliki SKKH

-Metropolis-124 views

PRABUMULIH – Menjelang perayaan hari Raya Kurban, pedagang hewan kurban musiman mulai bermunculan. Nah, untuk dijadikan kurban tentu kondisi hewan haruslah benar-benar sehat dan sesuai dengan syariat Islam.

Perwakilan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) kota Prabumulih drh Hj Nora Gustina menuturkan, masyarakat harus mampu membedakan hewan sebelum dibeli untuk dijadikan kurban. “Karena itu diajurkan membeli hewan kurban yang disertai dengan sertifikat veteriner atau SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) dari daerah asal hewan,” terang Nora saat menjadi narasumber dalam kegiatan pembinaan petugas penyembelih hewan kurban oleh MUI belum lama ini.

Selain itu ungkapnya, saat akan membeli hewan kurban. Pembeli harus memilih hewan yang sehat. Sebab hewan yang sehat menjadi syarat untuk dijadikan hewan kurban. “Hewan yang harus dikurbankan harus memenuhi syarat, cukup umur tidak cacat dan tidak kurus,” tuturnya.

Tak hanya hewan kurban yang cukup umur dan memenuhi syarat yang harus diperhatikan, namun dalam proses penyembelihan hewanpun juga harus tetap diperhatikan. Yakni penyembelihan hewan kurban ditangani baik dan tidak tersiksa. Kemudian tempat pemotongan harus memenuhi persyaratan halal dan pisau harus tajam.

“Sementara untuk persyaratan tempat fasilitas penyembelihan, haruslah terlindung dari sinar matahari dan hujan. Memiliki sumber air yang memadai, terpisah antara tempat penampungan dan penanganan daging,” tuturnya.

Pantauan dilapangan, sejumlah pedagang hewan ternak untuk kurban tersebar dibeberapa lokadi di Kota Prabumulih. Salah satu pedagang hewan kurban, Jessica mengaku menjual hewan kurban tak hanya saat menjelang lebaran Haji. “Selalu ada meski tidka lebaran sekalipun,” katanya.

Untuk kesehatan hewan yang dijual tutur dia, sangatlah penting. Karena itulah, kesehatan hewan yang dijual menjadi prioritas utama dalam menjual hewan. “Insyallah, yang kami jual sesuai syariah agama, dari segi kesehatanpun sebelum masuk ke Prabumulih selalu ada pemeriksaan dari dokter hewan setempat. Bahkan kami sudah selalu mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan,” tukas istri dari Dian Jaya ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Prabumulih mengadakan pembinaan untuk petugas pemotong hewan kurban, dan pengurus masjid. Tentang tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat agama Islam. Rayusan peserta hadir dalam pembinaan yang digelar di aula RSUD pada Rabu (24/7).(08)

Komentar

News Feed