oleh

Ambil Ijazah Maksimal 15 Orang

PRABUMULIH – SMPN 1 Prabumulih, mengedepankan protokol kesehatan setiap sebelum memulai aktivitas di sekolah.

Seperti hari pertama pengambilan ijazah siswa, Selasa (20/10/2020). Para siswa diminta untuk mencuci tangan, serta pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan sekolah.

“Masker adalah kebutuhan utama yang harus digunakan, jika tidak menggunakan masker maka tidak boleh masuk ke lingkungan sekolah. Lalu kemudian mencuci tangan, cek suhu tubuh dan melintasi jalur sterilisasi sebelum masuk ruang pengambilan ijazah,” jelas Kepala Sekolah SMPN1 Prabumulih, Riantini SPd MM.

Menurutnya, waktu pengambilan ijazah siswa kelas IX sudah diatur sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh penangung jawab. Untuk menghintasi kerumunan, para siswa hanya datang dalam jumlah yang sudah ditentukan maksimal 15 orang.

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk ikut berpartisipasi dalam memutuskan rantai penularan virus corona, Karena itu yang datang ke sekolah dalam jumlah terbatas. Usai mengambil ijazah para siswa harus langsung pulang,” bebernya.

Terkait, informasi pengambilan ijazah yang harus bayar, mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Prabumulih ini mengatakan, hal tersebut tidak seharusnya dilakukan. Apalagi mematok harga. “Ijazah itu hak siswa, jika mampu bantu siswa untuk copy dan legalisir , namun jika tidak maka serahkan kepada siswa sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.

Sementara pantauan Koran ini, para siswa kelas IX yang saat ini sudah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menyempatkan datang ke sekolah untuk mengambil ijazah, berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan.(05)

Komentar

News Feed