oleh

Alhamdulillah…Pengemudi Ojek Dinyatakan Sembuh Covid-19

-Metropolis-58 views

 

PRABUMULIH – Hampir dua bulan dirawat di RS Sungai Kundur, pengemudi ojek yang sempat terpapar Covid-19 karena mengantar pasien covid ketika itu, akhirnya dinyatakan sembuh.

Setelah dua kali pemeriksaan swab terakhir negatif. Nah, Rabu (3/6), Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) telah melakukan penjemputan untuk mengantarkannya ke kediaman keluarganya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH dikonfirmasi membenarkan hal itu.

“Iya, betul satu lagi kasus Covid-19 dinyatakan sembuh. Pasien 98, pengemudi ojek setelah diperiksa dua kali swab terakhir hasilnya negatif,” terangnya.

Meski telah sembuh, pesannya pengemudi ojek tersebut harus tetap kembali menjalani isolasi mandiri dua minggu. “Hal itu dilakukan, karena tukang ojek masih dalam proses penyembuhan,” tandasnya.

Ia menerangkan, situasi terakhir Covid-19 sebanyak 33 kasus terkonfirmasi positif, lalu 3 meninggal dunia. “Lalu, kasus sembuh menjadi 10 orang, karena ada penambahan satu kasus sembuh tukang ojek tersebut,” terangnya.

Merespon itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM telah berupaya untuk kesembuhan pengemudi ojek tersebut secepatnya.

Dengan selalu berkoordinasi dengan pihak RS Sungai Kundur, untuk pemantauan tukang ojek tersebut. Tetapi, memang ujarnya hasil swab keluar cukup lama, karena sample yang diperiksa banyak dan antri.

“Tadi (Selasa sore, red), sudah telpon dokter RS Sungai Kundur, kalau dua hari lagi hasil swabnya tidak keluar akan kita pindahkan ke Prabumulih,” ujarnya.

Menurut ayah tiga anak ini, lambannya hasil swab keluar bukan hanya dialami Prabumulih, tetapi juga seluruh kabupaten dan kota di Sumsel, pasien Covid-19 dalam perawatan menunggu lamanya hasil keluar.

“Kita lagi mencari cara, agar pemeriksaan swab hasilnya lebih cepat keluar. Sehingga, kesembuhan pasien Covid-19 bisa cepat,” harap pria asal Ogan Ilir (OI) ini.

Rencananya, pengemudi ojek tersebut tidak lagi dirawat di sana tetapi dialihkan di RSUD, untuk menjalani perawatan medis hingga kesembuhannya dari paparan Covid-19.

“Sudah kita koordinasikan, bisa diisolasi di RSUD. Termasuk juga, isolasi mandiri bisa dilakukan. Tetapi, memang sebaiknya di RSUD, agar terpantau kondisi kesehatannya,” terang Ridho.

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini mengatakan, termasuk istri pengemudi ojek tersebut selama suaminya dirawat selalu diperhatikan kondisinya.

“Dan, rutin Pemkot kirim bantuan. Baik itu, paket sembako dan lainnya. Kita harapkan, keluarga tenang dan sabar,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed