oleh

Akhirnya Buloh Itam Dibangun Setelah Dua Tahun Menunggu

-Metropolis-199 views

MUARA DUA — Setelah ditunggu cukup lama, akhirnya jembatan Buloh Itam yang mengalami kerusakan sejak April 2017 atau sekitar 2 tahun lalu, mulai dibangun.

Pembangunan jembatan yang berlamat di jalan Tenggamis RT 03 RW 01 Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur ini sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

“Jembatan alternatif hanya untuk kendaraan yang roda dua saja, dan itu sudah disiapkan. Sejumlah papan sudah mulai ditempatakan disitu, sehingga jembatan lama tak lagi bisa dilewati,” kata Lurah Kelurahan Muara Dua Muslim SE.

Sementara untuk kendaraan roda empat kata Muslim, dialihkan melalui jalur lain.Yakni melewati jalan sajak dan puyang gunung ibul. “Sudah diberi tanda, dipasang kayu. Mobil sementara dialihkan lewat sajak,” jelasnya.

Pantauan koran ini, sejumlah pengendara mulai memanfatakn jembatan alternatif sebagai pengganti jembatan. Sementara sejumlah kendaraan roda empat, masih nekat untuk mendekati jembatan meskipun tanda perbaikan sudah dipasang.

“Lah tau nak dibeneri, masih bae dak percayo. Yo mano biso lewatlah, harus mutar lewat jalan lain. Ini khusus motor bae,” kata Vika salah satu siswa yang melintasi jembatan buloh itam.

Sebagai salah satu pengguna jembatan, Vika bersukur bila jembatan tersebut akhirnya diperbaiki. Sebab, kerusakan jembatan sudah cukup lama dan parah.

“Lah duo tahun, alhamdulillah tahun ini dibangun. Sebab Kalau dak dibenari jugo makin rusak, kalau roboh. Olehnyo lah rusak nian ini,” ungkapnya.

Begitupun disampaikan Ayu Putri, sebagai warga yang melintasi jembatan setiap hari berharap agar pengerjaan jembatan selesai dengan tepat waktu.

“Yang jelas kualitas jugo harus bagus. Jadi kami warga selain senang jembatan bagus, jugo dak takut takut kalau melintas atau takut jembatan cepat rusak,” terangnya.

Untuk diketahui, jembatan Buloh Itam itam merupakah salah satu jalan penghubung antara Kelurahan Muara Dua, Kelurahan Karang Jaya serta penghubung menuju Kabupaten Muara Enim. Jembatan rusak pada 11 April 2017, dikarenakan terjadi abarasi dan tiang besi jembatan patah usai diterjang aliran air yang cukup deras akibat intensitas hujan yang tinggi.

Nah, terkait kerusakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) H Beni Akbari ST ketika itu menyampaikan pembangunan akan dilakukan menggunakan dana DAK dengan anggaran sekitar 2,8 Miliar.(08)

Komentar

News Feed