oleh

Akad Nikah Tak Protkes

-Kecamatan-11 views

Imbau Kemenag Perhatikan Setiap Acara

PRABUMULIH – Sejak penerapan new normal, aktivitas masyarakat termasuk mengadakan acara pernikahan tak lagi dilarang oleh pemerintah.

Nah, meski demikian Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH tetap mengingatkan dan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan saat melangsungkan acara pernikahan. Imbauan tersebut disampaikan, mengingat saat ini masyarakat mulai lengah dan kendor terhadap protokol kesehatan.

“Aktivitas pernikahan silahkan kita tidak melarang untuk proses acara akad nikah. Tapi tuan rumah, panitia harus terapkan protokol kesehatan,” kata wawako.

Suami Hj Reni Indayani SKM ini mengakui, tak jarang masih menemukan acara akada nikah yang tak protokol kesehatan. Seperti diantaranya terdapat banyak orang yang menghadiri akad, sementara ruangan akad nikah sangatlah kecil.

Atas dasar itulah, pihaknya kembali menghimbau Kementerian Agama (Kemenag) untuk lebih selektif dalam memperhatikan setiap acara akad nikah.

“Kalaupun di ruangan tersebut tetap dipadati, oleh yang akan mengikuti akad nikah jangan dilaksanakan akad nikah. Kitakan disitulah ruang kecik, orang padat, pakai kipas angin pulo walaupun pakai masker sangat tinggi resiko penularannya,” jelas Fikri.

Seharusnya lanjut politisi PDIP ini, tuan rumah ataupun masyarakat yang hadir faham akan protokol kesehatan. “Tidak akan batal bila mereka tidak hadir di ruangan itu. Cukup dari luar. Karena kami sering hadir di acara akad nikah ruangan kecik padat, kipas angin disitulah,” tuturnya.

Belum lagi terkadang masih ada saja yang hadir dengan tidak menggunakan masker. “Kadang ada yang tidak pakai Masker.  Mau ditegur saat itu tidak enak, jadi kita harapkan peran serta masyarakat lah menurunkan zona Prabumulih ini,” ajak wawako dua periode ini.

Masyarakat juga harus paham tuan rumah juga bahwa tidak akan batal bila merka tidak hadir di ruangan itu. Cukup dari luar. Karena kami sering hadir di akad nikah ruangan kecik padat kipas angin disitulah sukur sikur kadang kadang ada yang tidak pakai Masker. Kadnag mau ditegur saat itu tidak enak jadi kita harapkan peran serta masyarakat lah menurunkan zona Prabumulih ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, wawako mengajak peran serta masyarakat dalam berperan menjadikan Kota Prabumulih keluar dari zona oranye. Sebab kata Fikri, baik zona merah, kuning atau hijau semua tergantung terhadap mayarakat, dan tak bisa hanya mengandalkan pemerintah serta aparat TNI Polri.

Sejumlah warga mengakui, kini protokol kesehatan makin longgar. Bahkan diacara akad nikah tak jarang peserta dalam ruangan berdesakan. “Itulah kadang malas nak ikut acara akad, kadang di dalam sudah penuh, kito datang disuruh masuk. Harusnyo kalau sudah penuh, cukup diluar bae. Kadang jugo ado yang dak pakai masker, malah banyak. Dak nyiapke tempat cuci tangan,” kata sejumlah warga.(08)

 

Komentar

News Feed