oleh

Ajak Warga Katolik Perangi Narkoba

PRABUMULIH – Narkoba bisa menyerang siapa pun dan dari agama apa pun.Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajak warga Katolik untuk bresama-sama memerangi peredaran narkoba.

Salah satunya melalui penyuluhan dalam rangka kegiatan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada Komunitas Kristen Katolik.

Kepala BNN, AKBP Edy Nugroho SE menjelaskan, penting sekali kepedulian terhadap bahaya peredaran narkoba. Sehingga, peredarannya bisa ditekan khususnya di Kota Nanas ini.

“Melalui Kelompok Wanita Katolik Indonesia, selaku ibu rumah tangga bisa melanjutkan informasi kepada keluarga. Bahaya dan dampak negatif narkoba, supaya tidak didekati atau apalagi dicoba. Lantaran, bisa merusak kehidupan dan juga massa depan bangsa,” pesannya ketika menyampaikan sambutannya di Gereja Santa Maria, akhir pekan lalu.

Pihaknya juga mengajak warga Katolik, untuk menjadi pengiat narkoba. Ikut berperan serta memerang narkoba, karena peredarannya memang sudah cukup memprihatinkan di Bumi Seinggok Sepembuyian ini.

“BNN tidak bisa bekerja sendiri, guna melakukan pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba. Adanya peran serta Komunitas Kristen Katolik jelas akan sangat membantu, pekerjaan BNN dalam rangka menekan peredarannya,” tukasnya.

Ketua Komunitas Kristen Katolik Prabumulih, Junaidi mengatakan, kalau pihaknya siap mendukung dan membantu kerja BNN. Dalam rangka melakukan pencegahan secara dini, agar warganya tidak terjerat penyalahgunaan narkoba.

“Penyuluhan yang diberikan ini, jelas akan memberikan pengetahuan dan wawasan bagi warga kita. Supaya menjauhi yang namanya narkoba, karena narkoba sangat berbahaya dan bisa merusak,” tukasnya.

Lanjutnya, peredaran narkoba khususnya di Prabumulih memang menjadi tanggung jawab semua pihak. Termasuk, Komunitas Kristen Katolik yang dipimpinnya. Pihaknya berharap, penyuluhan yang diberikan oleh BNN setidaknya bisa memberikan sedikit pencerahan bagi warganya.

“Kita juga mengajak seluruh warga Katolik di Prabumulih, untuk menyatakan perang terhadap namanya narkoba,” tukasnya. (06)

News Feed