oleh

Ajak Siswa Patuhi Aturan Lalin. Jauhi Narkoba, Bisa Merusak

PRABUMULIH – Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), setiap tahunnya Polsek Cambai diundang untuk mengisinya dengan penyuluhan. Guna memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan, bagi siswa baru mengikuti MPLS tersebut.

Seperti Senin (15/7), SMAN 6 menjadi sasaran penyuluhan Polsek Cambai. Pada MPLS SLAN 6 tersebut, Kapolsek Cambai, Iptu Faizal Kamil SH. Pada penyuluhan tersebut, Kapolsek Cambai menekankan, masalah lalu lintas. Pasalnya, angka kecelakaan melibatkan pelajar di wilayah hukum Polres Prabumulih masih relatif tinggi.

“Siswa wajib patuh dan tata tertib berlalu lintas di jalan mengacu pada Undang-undang (UU) No 22/2019 tentang lalu lintas. Sehingga, siswa terhindar dari kecelakaan atau hal lainnya yang mengakibatkan nyawa hingga melayang,” pesan Faizal, sapaan akrabnya dibincangi koran ini, Selasa (16/7).

Selain itu, masalah penyalahgunaan narkoba dan sanksi hukumnya sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia (UU) No 35/2009 tentang narkotika dan psikotropika juga menjadi fokusnya untuk mengingatkan siswa baru. “Agar menjauhi namanya narkoba, karena narkoba bisa merusak masa depan siswa. Apalagi, sudah banya pelajar terjerumus penyalahgunaan narkoba,” bebernya.

Selanjutnya, Iptu Faizal juga menyampaikan, masalah kenakalan remaja anak zaman sekarang. Misalnya, anak zaman sekarang banyak yang menghisap Lem Sikoknyo. “Kita imbau siswa SMA 6 baru, untuk tidak melakukan hal-hal negatif bisa merusak masa depan. Karena, akan rugi dan menyesal sendiri,” tukasnya. Sementara itu, Kepala SMAN 6, Ruslan Maladi MPdI menjelaskan, kegiatan MPLS ini bagian dari mengenali potensi diri siswa baru.

“Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah. Lalu, kata dia, menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya.

“Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong,” tukasnya. Penyuluhan diberikan, harapannya bisa memberikan dampak positif dan manfaat bagi siswa baru. “Khususnya, pada kegiatan MPLS di SMAN 6,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed