oleh

Ajak Siswa Lawan NAPZA

MUARA SUNGAI – SMP Negeri 6 Prabumulih ajak para siswa melawan zat berbahaya yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA). Hal ini Disampaikan oleh tim Komunitas Peduli Korban Narkoba (KPKN) yang memberikan penyuluhan mengenai penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) belum lama ini.

Menurut Kepala SMP Negeri 6 Prabumulih, Fickri SIP MM, mengutip dari data World Drugs Reports 2018 dari The United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), menemukan 5,6 persen penduduk dunia atau 275 juta orang dalam rentang usia 15 hingga 64 tahun pernah melakukan penyalahgunaan NAPZA. “Dari data tersebut, tentu penyalahgunaan NAPZA di kalangan pelajar menjadi persoalan yang harus segera dilakukan penanganannya,”katanya.

Ia mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak KPKN yang sudah bersedia memberikan penyuluhan kepada para siswa dan guru s SMPN 6 Prabumulih. “KPKN lakukan sosialisasi ini di Setiap sekolah kita bangga menjadi bagian dari kegiatan ini, dengan harapan dapat memberikan literasi sosial dalam bentuk pengetahuan terhadap segala bentuk penyalahgunaan NAPZA,”tandasnya

Sementara salah seorang Tim KPKN, Joni Setiawan SPsi MSi yang didampingi Nara sumber lain, Didi Zulkarnain SPd, KPKN mengindikasikan salah satu faktor penyebab pelajar melakukan penyalahgunaan NAPZA dikarenakan tidak mengetahui dan tidak mengerti mengenai bahayanya Nafza.

“Ketidak tahuan inilah akibat serius yang terjadi, hingga melakukan penyalahgunaan Napza, walaupun masih ada faktor lainnya,”jelas para tim KPKN kepada 50 siswa SMP Negeri 6 Prabumulih ini.

Ia juga mengatakan bahwa proses penyampaian sebuah literasi sosial, diperlukan waktu dengan berbagai pendekatan agar tercapainya literasi sosial terutama dalam hal penyalahgunaan narkoba. Karena itu pihaknya akan menghadirkan kelompok masyarakat yang peduli dengan masa depan generasi bangsa yang bernama Penggiat Literasi Sosial Masyarakat Anti NAPZA (Plasma).

Kehadiran Plasma kedepan, bertujuan untuk memberikan beberapa literasi di bidang sosial bagi masyarakat mengingat masalah sosial merupakan masalah yang melekat di kehidupan manusia seperti literasi mengenai pola asuh (parenting) yang baik, penanganan sikap dan perilaku negatif, dan literasi sosial lainnya, dan tentu saja mengenai penyalahgunaan NAPZA.

“Ya pada intinya adalah untuk mensosialisasikan bahaya Napza yang perlu disampaikan kepada para siswa sejak dini untuk meraih prestasi dan siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan tanpa kenal Napza,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed