oleh
-Metropolis-115 views

WALIKOTA Ir H Ridho Yahya MM mengingatkan bagi PHL yang telah lulus uji kompetensi jangan merasa bangga dan aman. Ia memastikan, akan melakukan evaluasi baik PHL yang lulus tes dan tidak.

“Bagi yang lulus tes, jangan bangga. Akan kita lihat kinerjanya kembali, seperti absensi dan lainnya. Jika kinerjanya buruk, jelas akan kita putus kontraknya. Ini dalam rangka menunjang kerja Pemkot,” beber orang nomor satu di Kota Nanas ini.

Uji kompetensi dilakukan kata dia, membuktikan kemampuan yang dimiliki PHL di lingkungannya. Dia juga mewanti, agar para PHL terus meningkatkan kinerjanya dan jangan merasa sombong dan bangga.

“Khususnya PHL yang tidak lulus mengabdi bertahun-tahun dan punya kinerja baik. Jelas akan dipertimbangkan kembali perpanjangan kontraknya. Seleksi ini baru tahap awal saja,” sebut Ridho.

Sambungnya, kalau uji kompetensi sudah dilakukan sesuai aturan dan ketentuan. Dan, memang hasilnya demikian. “Artinya, PHL punya kompetensi lulus. Dan sebaliknya, PHL tidak kompetensi jelas tidak lulus. Karena tidak memenuhi standar nilai ditetapkan,” tegas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Dia juga membenarkan, kalau keponakannya juga tidak lulus dalam ujian kompetensi tersebut. “Betul, anak keponakan saya dan sejumlah pejabat tidak lulus ikut uji kompetensi ini,” tukasnya.

Informasi dihimpun koran ini, bukan hanya PHL punya masa kerja tahun-tahun tidak lulus dalam uji kompetensi itu. Tetapi, belakang sejumlah anak dan keponakan pejabat di lingkungan Pemkot juga tidak lulus.

“Anak dan keponakan pejabat lagi dak lulus, apalagi kito tidak punya siapo-siapo ini. Lah begawe betahun-tahun, juga dak benasib jugo dak lulus,” ujar salah satu PHL tidak mau disebutkan namanya dibincangi koran ini.

Artinya, kata dia, uji kompetensi dilakukan benar-benar murni alias sebenaran. “Meksi kami dak lulus, masa kerja sudah bertahun-tahun bisa dijadikan pertimbangan Pemkot. Apalagi, selama ini sudah mengabdi dengan baik,” sebutnya.

Sementara itu, sumber koran ini lain di lingkungan Pemkot menyebutkan, informasinya keluarga Wako dan Wawako juga ada yang tidak lulus uji kompetensi. “Kami dengar jugo mak itu, kalo ada keluarga Pak Wako dan Wawako dak lulus uji kompetensi,” jelasnya. (03)

 

Komentar

News Feed