oleh

849 SR Diverifikasi Ulang

-Metropolis-18 views

PRABUMULIH – 2020 mendatang, jaringan gas kota (Jargaskot) di Prabumulih 100 persen selesai pembangunannya. Dan, warga Kota Nanas ini seluruhnya akan menikmati gas kota. Sebanyak 4 ribu sambungan rumah (SR) jargaskot, informasinya dibangun mulai 1 Januari mendatang. Nah, 4 ribu SR sejauh ini, Pemkot telah mengusulkan 3.088 SR. Lalu, sebanyak 2.239 SR sudah valid. Sementara itu, tersisa 849 SR belum terdata dan harus diverifikasi ulang.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Matur Latief ST MM kepada awak media, Senin (26/8). Data tersebut, kata dia, disinkronkan dengan data konsultan agar data kedua sama dan akurat. Pihaknya juga telah meminta camat, lurah/kades untuk memverifikasinya. “Insya allah, besok (hari ini, red) data dari konsultan sudah ada. Langsung kita berikan camat dan kades/lurah untuk verifikasi ulang. Sehingga, 4 ribu SR jargaskot tersebut bisa dilakukan pembangunan,” kata Latief, sapaan akrabnya.

Apalagi, kata dia, verifikasi jargaskot berakhir pada 31 Agustus mendatang. Sehingga, data 4 ribu SR seluruhnya bisa dikerjakan pada awal tahun mendatang. “Jadi kita imbau, warga belum terpasang gas kota. Hendaknya melapor kepada Ketua RT/RW, selanjutnya ke lurah/kades dan juga camat. Supaya, bisa dimasukkan dan dibangun serta dipasang jargaskot,” terangnya.

Sambungnya, caranya mudah saja untuk dipasang jargaskot. Tinggal menyerahkan KK saja kepada RT/RW, dan dimasukkan dalam data base. “Sehingga bisa dikerjakan pada pembangunannya tahun depan,” tukasnya. Lanjutnya, tahun ini merupakan atau kesempatan terakhir untuk dipasang jargaskot secara gratis. Karena, Prabumulih sudah dianggap 100 persen jargaskot.

“Kan sudah dikasih terakhir 4 ribu SR. Kalau masih ada, artinya Prabumulih tidak bisa memenuhi kuota ditetapkan. Makanya, ke depan pemasangan jargaskot tidak gratis lagi alias sudah berbayar,” ucapnya. Senada juga dibenarkan Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH. Kalau tahun depan, pembangunan jargaskot 4 ribu SR bantuan Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM).

“Memang sekitar 849 SR, perlu diverifikasi. Kita sudah meminta lurah/kades dan camat, untuk turun ke lapangan untuk memverifikasi data tersebut agar semuanya valid,” tukasnya. Fikri juga menyebutkan, ini kesempatan terakhir bagi warga belum menikmati gas kota, agar jargaskot dipasang. “Kalau tidak mau dipasang, tulis pernyataan. Karena, ke depannya pemasangan jargaskot tidak lagi gratis,” pungkasnya. (06)

Komentar

News Feed