oleh

8 Titik Hotspot Terdeteksi

MUARADUA – Kendati sudah diperingatkan rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada musim panas yang hingga kini masih berlangsung, akan tetapi kondisi ini tetap saja dimanfaatkan kalangan petani diberbagai wilayah Kecamatan Kabupaten OKU Selatan membakar lahan pertanian.
Pantauan satelit LAPAN, terdeteksi 8 titik panas yang ada di berbagai wilayah mulai dari Desa Gemiung Kecamatan Buana Pemaca dan Desa Sidodadi Kecamatan Buay Pemaca yang terdapat dua titik.
Selanjutnya, titik api juga terdeteksi di wilayah Desa Datar sebanyak dua titik dan Kelurahan Kisau Kecamatan Muaradua dan Desa Sukaraja Kecamatan Mekakau Ilir terdapat dua titik.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Selatan Dony Agusta Bukit SKM mengatakan, pihaknya terus memantau titik panas yang ada dan untuk data sementara titik panas tedeteksi 8 titik.
“Rabu (12/9) kembali terdeteksi 8 api yang berasal dari sejumlah wilayah Kecamatan OKU Selatan,” ujarnya, Kamis (13/9).
Dia mengatakan, sumber titik api sendiri timbul musim kemarau disebabkan oleh pembukaan lahan pertanian dilakukan kalangan petani. “Mayoritas titik api akibat adanya pembukaan lahan pertanian dan semuanya berhasil dipadamkan,” jelasnya.
Atas kondisi ini, terangnya, Tim telah memberikan penjelasan tentang dampak dari kebakaran hutan, serta membuat surat pernyataan petani untuk tidak mengulangi membakar hutan dan lahan.
“Petani membuka lahan dengan cara dibakar dan dampaknya timbul titik api. Atas dasar inilah mereka diberikan peringatan keras dan membuat pernyataan,” pungkasnya. (dal)

News Feed