oleh

8 Pelajar Jalani Rehab, Hasil Assement Ada Riwayat Narkoba

-Metropolis-324 views

 
PRABUMULIH – Masalah pelajar di Kota Nanas ini, rentan terjerumus penyalahgunaan narkoba bukan isapan jempol belaka.Data dari Seksi Rehabilitasi (Rehab) Badan Narkotika Nasional (BNN), ternyata ada 8 pelajar menjalani rehab di awal tahun ini.
 
Kepala BNN, Ibnu Mundzakir SSos MM melalui Kasi Rehab, Junaidi SPsi mengatakan, tiga bulan terakhir sebanyak 24 pecandu narkoba menjalani rehab. Baik, rehab rawat jalan maupun rawat inap.
 
“Paling banyak atau dominan direhab, memang pelajar sebanyak 8 orang menjalani rehab di Klinik Praja Anugra BNN,” ujarnya kepada koran ini, Jumat (29/3).
 
Akunya, rehab rawat jalan dilakukan di Klinik Praja Anugrah. Nah, kalau rehab rawat inap dilakukan disejumlah tempat. Diantaranya; RS Fadhillah, RS Ernaldi Bahar, panti-panti rehab, dan lainnya.
 
“Kalau rawat jalan kita lakukan mandiri. Tetapi, rawat inap pengobatannya di sejumlah panti rehab. Prabumulih kita bekerja sama dengan RS Fadhillah dan sejumlah puskesmas dan RSUD,” sebutnya.
 
Sambungnya, diketahuinya pelajar tersebut terkena narkoba setelah dilakukan tes urine dan dinyatakan ada riwayat penyalahgunaan narkoba. “Akhirnya, menjalani rehab. Rehab yang dilakukan bergantung sejauh mana penyalahgunaan narkoba telah dilakukan,” tambahnya.
 
Rincinya, sebanyak 24 pecandu narkoba yang direhab selama tiga bulan terakhir. Terdiri dari 18 rawat jalan, dan 6 rawat inap. “Setelah pelajar, urut kedua rehab narkoba wiraswasta sebanyak 6 orang dan pengangguran sebanyak 5 orang,” bebernya.
 
Dia melanjutkan, kalau positif narkoba pada ke-8 pelajar. Karena, ada riwayat penyalahgunaan narkoba setahun lalu. Disebabkan, salah pergaulan, dan lain-lainnya.
 
“Antisipasi dilakukan BNN sendiri, rutin melakukan penyuluhan narkoba ke sekolah-sekolah. Termasuk juga, tes urin kerap kali dilakukan,” ucapnya.
 
Bebernya, Januari 4 orang. Lalu, Februari 13 orang, dan Maret 7 orang. “Sebanyak 22 orang voluntary (sukarela), dan 2 orang compulsary,” pungkasnya.
 
Ia menambahkan, kalau target rehab tahun ini sebanyak 45 orang. Dan, biasanya target tersebut terlewati setiap tahunnya. “Rehab tidak hanya sukarela oleh pecandunya, tetapi ada juga karena hasil razia,” tandasnya. (03)

News Feed