oleh

60 KK Belum Punya Jamban

-Kecamatan-22 views

RAMBANG SENULING – Tak hanya penunjang fasilitas ekonomi, yang membuat Desa Rambang Senuling belum bisa naik status menjadi desa berkembang.

Faktor lain, yakni faktor kesehatan. Dimana masih banyak warga yang belum memiliki jamban sendiri.

Nah, informasi tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kepala Desa Rambang Senuling Rusman YS, saat dikofirmasi Prabumulih Pos Selasa (7/7/2020).

“Ada fasilitas lain yang belum lengkap terutama WC. Banyak WC umum karena dulu banyak dibangun PNPM,” kata Rusman.

WC umum yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) pada jamannya tersebut ungkap Rusman, membuat masyarakat terbiasa hingga belum berfikir untuk membuat jamban sendiri. “Jadi masyarakat itu masih gabung WCnya, karena sudah ada WC bersama jadi tidak ada jamban sendiri,” ungkapnya mengaku tercatat sekitar 20 WC dibangun PNPM.

Bahkan setidaknya kata Rusman, masih tercatat 60 KK yang tak memiliki jamban sendiri. “Terdata 60 rumah belum ada WC, karena masih memakai WC bersama,” bebernya menuturkan dari segi kesehatan masih belum sehat.

Dengan masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki jamban dan masih bergabung di WC umum. Rusman berharap, agar masyarakat turun tangan memberikan bantuan. “Kami berharap semoga pemerintah megadakan jamban untuk keluarga, karena kalau DD masih terbatas,” jelasnya.

Selain itu ungkap Rusman, masih banyaknya kasus kebakaran lahan dan hutan juga masuk dalam catatan. “Kita sampaikan apa adanya, data yang ada. Tapi kalau untuk kalangan sebetulnya sudah ada, meski belum optimal seperti desa lainnya,” tukasnya.

Sementara itu Camat Rambang Kapak Tengah (RKT) sudah menerima hasil penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) di seluruh desa yang ada di RKT. “Pendamping desa untuk kecamatan sudah menyerahkan berita acara IDM untuk arsip kecamatan,” kata Camat RKT Satria Karsa.(08)

 

Komentar

News Feed