oleh

6 Ribu Pelanggan Telkomsel Belum Registrasi

-Ekonomi-194 views

SUDIRMAN – Registrasi ulang kartu prabayar berakhir kemarin. Dan khusus untuk pelanggan Telkomsel yang ada di Bumi Seinggok Sepemunyian, sedikitnya tercatat ada sekitar 6 ribu pelanggan yang belum melakukan registrasi.
Supervisor GraPARI Telkomsel Prabmulih, Zarinda SPd kemarin (28/2) mengatakan, jumlah pelanggan yang tidak melakukan registrasi terbilang cukup besar. Namun hal tersebut tak hanya terjadi di Kota Prabumulih tapi juga di daerah lainnya.
“Untuk klaster Bengkulu saja ada 9 juta nomor yang belum melakukan registrasi ulang. Nah dari data tersebut 6 ribu di antaranya nomor di Prabumulih yang belum registrasi. Kita tidak bisa mengontrol dan melakukan pemantauan secara real. Bisa jadi nomor yang didaftarkan itu sekali pake langsung dibuang. Inilah kenyataan sebelum mendapatkan permasalahan, pelanggan masih banyak yang menganggap informasi ini hoax, tapi pas sejak tiga hari terakhir ini pelanggan masih banyak butuh dibantu melakukan registrasi ulang,” tuturnya.
Lanjutnya, beberapa pelanggan mengatakan bahwa dalam proses registrasi selalu gagal. Padahal nomo kartu keluarga dan KTP yang diinput sudah benar. Karena itu jalan satu satunya melakukan registrasi ulang langsung ke Grafari Telkomsel. “Banyak yang gagal karena nomor KK dan KTP salah sistem kami padahal di cek di Capil tidak ada masalah,” jelas ibu satu anak ini.
Untuk mempermudah proses registrasi ulang, pihaknya menggunakan dua aplikasi yaitu onlineactivation dan digital smart care untuk mempercepat jika ada gangguan maka langsung ada alternatif. “Tapi kita tetap cross cek untuk mengantisipasi kesalahan nama pelanggan,”bebernya.
Lebih jauh ia mengatakan, untuk lebih dekat dengan masyarakat pihaknya berencana untuk memberikan pelayanan mobiler ke lapangan atau door to door, namun masalahhnya aplikasi yang digunakan terbatas hanya untuk dikantor. “Sebenarnya kami pengen memberikan pelayanan secara mobiler keluar dengan mengirimkan petugas khusus. Tapi ternyata tidak bisa, sehingga pelanggan harus datang ke GraPARI untuk mendapatkan pelayanan registrasi ulang,”tandasnya.
Diketahui setelah lewat masa Registrasi ulang maka penggunaan kartu akan segera blokir secara bertahap mulai dari 31 Maret 2018 out giling voice dan SMS, 15 April blokir incoming vois dan SMS, 30 April 2018 blokir data. Pantauan koran ini pengunjung GraPARI Telkomsel diramaikan oleh pelanggan yang ingin melakukan registrasi ulang kartu Telkomsel yang digunakan.
“Aku la sudah pernah registrasi ulang dari dulu tapi gagal terus, jadi Idak diulang lagi. Untuk amannyo langsung kesini Bae kan dekat jugo dengan kantor,” kata Rizal salah seorang karyawan bank BNI Prabmulih. (05)

News Feed