oleh

4,55 Persen Warga Prabumulih Belum Tercover BPJS Kesehatan

PRABUMULIH – BPJS Kesehatan bersama Pemerintah kota (Pemkot) mengelar rapat bersama pemangku kepentingan tahap 1 di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemerintah kota (Pemkot), Jumat lalu (4/6/2021).

Pada rapat itu terungkap, kalau capaian peserta BPJS Kesehatan di Kota Nanas ini mencapai 95,45 persen dari 197.641 jiwa penduduk.

Artinya, sekitar 4,55 Persen sejauh ini belum tercover atau masuk menjadi BPJS Kesehatan. Hal itu ditegaskan Kepala Cabang (Kacab) BPJS Kesehatan, Yunita Ibnu SE AAK Apt dalam paparannya kepada para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai capaian BPJS Kesehatan 100 persen.

“Data kita (BPJS Kesehatan, red), sekitar 8.985 jiwa belum memiliki jaminan kesehatan. Khususnya, BPJS Kesehatan,” aku Yuni, sapaan akrabnya dalam sambutannya.

Data dimilikinya, kepesertaan BPJS Kesehatan. Meliputi; PBI APBN jumlahnya 55.812 jiwa, PBI APBD sebanyak 36.825 jiwa, PPU totalnya 56.085 jiwa, PBPU besarnya 37.739 jiwa, bukan pekerja 2.195 jiwa.

“Total warga tercover BPJS Kesehatan 188.656 jiwa. Sementara itu, jumlah penduduk 197.641 jiwa. Capaian UHC sendiri, mencapai 95.45 persen,” terangnya.

Kata Yuni, potensi penambahan cakupan kepesertaan hingga bisa 100 persen warga terlindungi BPJS Kesehatan. Yaitu; PPU BU (anak ke-4 dan seterusnya, orang tua, mertua, BU belum mendaftar), PPU PN (ASN dan PPPK belum mendaftar, anggota keluarga yaitu suami/istri/anak), PBPU (donasi badan hukum, donasi perorangan), PBPU dan BP Pemda (penduduk belum terdaftar).

“Potensi inilah, upaya kita optimalkan guna mewujudkan 100 persen UHC. Jika terwujud, artinya semua warga Prabumulih terlindungi BPJS Kesehatan,” bebernya.

Tidak hanya mengejar capaian UHC 100 persen saja, akunya juga terus menambah fasilitas penunjang peserta BPJS Kesehatan. Di Prabumulih sendiri, ada 34 fasilitas kesehatan siap melayani peserta BPJS Kesehatan. “Meliputi; 28 faskes primer, 4 faskes rujukan, dan 2 penunjang (apotek dan optik),” jelasnya.

Terpisah, Staff Ahli, Drs Amilton mengatakan, menyambut baik BPJS Kesehatan dalam upayanya mewujudkan 100 persen UHC. “Kita apresiasi kegiatan ini, apalagi wujud kordinasi dan optimalisasi program BPJS Kesehatan,” tukasnya.

Harapannya, semuanya mendukung dan berperan aktif dalam mewujud 100 UHC. “Harus bersama-sama, agar 100 persen tercover BPJS Kesehatan terwujud,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed