oleh

PRABUMULIH – PT Pertamina EP (PEP) Asset 2 menertibkan pengendara yang masuk Komplek Pertamina (Komperta). Agar patuh dan taat terhadap aturan dan ketentuan, sejak Rabu (24/7) sosialisasi itu telah dimulai. Pengendara masuk dalam Komperta, harus patuh terhadap batas kecepatan maksimal berkendara di dalam lingkungan perumahan karyawan perusahaan tersebut. Lalu, kelengkapan kendaraan juga harus dipatuhi.

Seperti; memakai helm untuk sepeda motor, safety belt untuk mobil, memakai plat nomor dan lain-lain. Manager Legal And Relation (LR), Fransiska dikonfirmasi Goverment Relation Analyst, Atika Rusy Kuncoro menyebutkan, sosialisasi penertiban kendaraan di dalam Komperta dilakukan selama tiga hari. Dari 24-27 Juli ini, untuk kepatuhan dan ketaat pengendara berkendara di dalam Komperta.

“Untuk penertibannya, kita bekerja sama dengan Satlantas Polres Prabumulih. Agar para pengendara makin tertib dan mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya ketika dikonfirmasi koran ini, Rabu (24/7). Lanjutnya, sehingga keselamatan berkendara di dalam Komperta terjamin. Dan, kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di dalam Komperta bisa ditekan dan dihindari.

“Kalau tidak patuh dan lengkap dokumennya. Jelas, kendaraan tidak akan bisa masuk Komperta,” bebernya. Ungkapnya, pada sosialisasi itu juga diimbau untuk melengkapi dokumen kendaraan. Seperti; SIM, STNK, dan lain-lain. “Sanksi bagi pengendara yang melanggar, kita serahkan kepada Satlantas. Termasuk juga, penindakannya,” tukasnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kasat Lantas, AKP Betty Purwanti SIk menerangkan, kalau hari pertama penertiban ini hanya sebatas sosialisasi dan imbauan. “Agar pengendara masuk Komperta, wajib memakai helm bagi roda dua (R2) dan safety belt bagi roda empat (R4),” jelasnya. Sambungnya, sosialisasi ini juga meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Tidak hanya, pegawai dan pekerja di lingkungan PEP Asset 2. Juga masyarakat umum, berlangsung tiga hari dari 24-27 Juli,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed