oleh

300 Selesai, 100 Masih Menunggu

-Metropolis-16 views

PRABUMULIH – Program unggulan, sunnat gratis door to door tahun ini ditargetkan 400 orang. Di tengah pandemi Covid-19 ini, sunnat gratis tetap berjalan dengan protokol kesehatan.

Putri sulung Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM, dr Muwarni Emassrisa Latifah ikut dalam salah satu tim medis pelaksanaan sunnat gratis door to door ke rumah warga yang anaknya ingin disunnat tetapi berasal dari keluarga kurang mampu.

Dari target sebanyak 400 orang disunnat gratis, setidaknya sudah 300 anak disunnat secara door to door. Dan, masih menyisakan sekitar 100 anak lagi.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS melalui Tim Teknis, Noprinain SKM MARS mengatakan, sunnat massal adalah satu program unggulan Pemerintah kota (Pemkot), untuk membantu warga kurang mampu yang anaknya ingin disunnat tetapi tidak ada biaya.

“Sebulan sekitar 25-30 anak kita sunnat gratis secara door to door, mbak Rissa (dr Rissa, red) masuk dalam salah satu tim sunnat massal itu,” ujar Nopri kepada awak media, Rabu (7/10/2020).

Sebutnya, sejak 2014 silam program sunnat gratis diluncurkan Ir H Ridho Yahya MM bersama H Andriansyah Fikri SH, guna membantu masyarakat kurang mampu.

“Setiap tahun, sunnat massal ini dianggarkan dalam APBD. Tahun ini, 400 anak target sunnat gratis door to door dan telah terlaksana 300 anak. Dan, sisanya masih kita persiapan,” terangnya.

Lanjutnya, sejauh ini sudah masuk 100 lebih usulan anak disunnat gratis door to door. Baik, lewat Wako ataupun Dinkes. “Agar program ini tepat sasaran, sebelum dilaksanakan peserta sunnat massal diverifikasi terlebih dahulu. Benar sebagai warga miskin atau bukan. Setelah itu, baru dilaksanakan sunnat massal,” akunya.

Target 400 anak tersebut, ia optimis bisa diselesaikan hingga akhir tahun. Apalagi, ada empat tim menanggapi program sunnat gratis door to door ini. “Satu tim terdiri dari 3-4 tenaga medis, Selasa lalu kita baru saja melaksanakan sunnat gratis door to door di Kelurahan Mangga Besar (Mabes) bersama dokter Rissa (Anak Sulung Wako, red),” bebernya.

Sambungnya, kalau tidak masuk tahun ini. Bisa mengikuti program sunnat massal gratis pada tahun 2021. “Lantaran, terkena pandemi Covid-19 tidak ada penambahan anggaran di APBD Perubahan,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed