oleh

300-an Rumah Tak Layak Huni Belum Dibangun

PRABUMULIH – Sejauh ini, program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR). Sedikitnya masih ada sekitar 300-an rumah yang terkategori tak layak huni yang belum dibangun.

Disinggung hal itu Wali Kota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM optimis bisa menyelesaikan pembangunan RTLH tersebut secepatnya.

“Setahun Baznas mampu membangun sebanyak 120 rumah. Sementara itu, tahun ini pemkot kembali mendapatkan kucuran dana dari Kementerian Pekerja Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Berupa dana stimulan Rp 16 juta sebulan, kalau tidak salah sekitar untuk sekitar 367 rumah,” kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu.

Menurutnya, belum lagi pihaknya juga tahun ini berencana membangun rumah sebanyak 50 RTLH untuk warga kurang mampu. Terakhir juga, satu unit rusunawa juga bakal kembali dibangun oleh pemerintah pusat.

“Tahun lalu, kita sudah dibantu 1 unit berkapasitas sekitar 120 rumah. Sekarang ini, masih dalam pengerjaannya dan hampir rampung. Sehingga, wajar kita yakin kalau masalah RTLH segera akan terselesaikan,” kata ayah tiga anak ini.

Ketua Baznas, H Najamudin Said SAg menyebutkan, kalau pihaknya masih mempunyai data sekitar 300-an rumah merupakan usulan masyarakat yang merupakan RTLH yang minta dibangun menjadi rumah layak huni (RLH).

“Setiap bulannya, kita targetkan bangun 10 rumah berasal dari dana Zakat Infak dan Sodakoh (ZIS) yang kita kelola. Di total, sekitar 120 rumah setahun yang berhasil kita bangun,” tandasnya.

Nah, untuk menyelesaikan pembangunan RTLH tersebut. Setidaknya, membutuhkan waktu 2-3 tahunan. Seperti selama ini, sebanyak 362 RTLH yang telah dibangun selama tiga tahun.

“Dana ZIS yang berasal dari PNS, perbulannya mencapai Rp 325 juta,” ujar Najam sapaan akrabnya. (06)

News Feed