oleh

30 Penyandang Disablitas Dapat Pelatihan dan Bantuan Modal

-Metropolis-13 views

PRABUMULIH – Sebanyak 30 orang penyandang disablitas di Kota Nanas ini mendapatkan pelatihan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) “Budi Karya” Palembang bekerja sama dengan Pemerintah kota (Pemkot) diwakili Dinas Sosial (Dinsos).

Tidak hanya memberikan pelatihan saja, mereka juga diberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 1,5 juta perorang.

Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM mengungkapkan, rasa terima kasihnya atas kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas di Prabumulih. Sehingga, punya keahlian dan kemampuan dengan diberikan pelatihan pembuatan aneka kuliner.

“Kalau bisa bantuannya dilakukan secara rutin, dan ditambah. Sehingga, penyandang disabilitas bisa mandiri dan sejahtera hidupnya,” jelas Ridho ketika membuka kegiatan tersebut di Aula BLK, Senin (5/10/2020).

Selama ini, suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini mengatakan, penyandang disabilitas tidak pernah dibeda-bedakannya. “Allah SWT saja, tidak membeda-bedakan. Mengapa kita manusia membedakan, Pemkot selalu memperhatikan dan peduli terhadap penyandang disabilitas,” terang ayah tiga anak ini.

Sebenarnya, tahun ini sebut Politisi Golkar, rumah bagi penyandang disabilitas bisa dibangun. Tetapi, karena berdampak Covid-19 ditunda sementara. “Kemungkinan, tahun depan perumahan bagi penyandang disabilitas bisa dibangun,” jelasnya.

Ia berpesan, agar pelatihan disabilitas ini dapat diikuti dengan baik. Dan, bantuan modal usaha diberikan dimanfaatkan dengan baik. “Hargai program pemerintah, jangan hanya terima kasih di mulut saja. Terima kasihnya, apa yang diinginkan Pemkot yah dilaksanakan,” harapnya.

Kepala BRSPDF Budi Perkasa, Siti Sari Rumayanti mengatakan, kegiatan ini di Prabumulih bisa jadi pusat percontohan. “Guna memberikan pelatihan bagi penyandang disabilitas dan juga diberikan bantuan modal agar bisa mandiri, dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” tukasnya.

Sambungnya, bantuan modal usaha diberikan setelah sebanyak 30 penyadang disabilitas di Prabumulih mengikuti pelatihan aneka kuliner. “Per-orang akan mendapatkan bantuan Rp 1,5 juta berupa bantuan modal, untuk 30 orang totalnya Rp 45 juta,” terangnya. (03)

Komentar

News Feed