oleh

23 Jam Tenggelam, Jasad Alif Ditemukan di Bawah Jembatan

MUARA ENIM – Pelajar SMAN 2 Prabumulih, Alif Alamanda Rosa (16) tenggelam saat berenang di Sungai Rambang Dusun I Desa Baru Rambang, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Minggu sore (18/11), sekitar pukul 15.30 WIB.

Setelah dilakukan pencarian sekitar 23 jam oleh tim pencari, akhirnya ditemukan Senin (19/11), sekitar 14.30 WIB di bawah jembatan tak jauh dari lokasinya menghilang.

“Iya, mayat korban sudah ditemukan sekitar pukul setegah tiga siang. Sudah dievakuasi warga dan dibawa ke kediamannya di Jalan Jend Sudirman Tikungan Padi Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat,” ujar Aris, salah satu warga yang dibincangi koran ini, Senin (19/11).

Sambungnya, sejak menghilang hingga pagi kemarin warga bersama tim pencari berasal dari kepolisian, tagana, BPBD, dan lainnya terus melakukan pencarian terhadap jasad korban. Hingga, membuahkan hasil dan jasad Alif ditemukan.

“Semenjak hilang Minggu sore, hingga siang kemarin petugas dan warga tak henti-hentinya mencari. Disaksikan keluarga korban, juga ikut mencari dan warga di sini ramai melihat proses pencarian dan evakuasi,” ujarnya.

Kapolres Muara, AKBP Afner Juwono dikonfirmasi melalui Kabag Ops, Kompol Andeta didampingi Kapolsek Rambang, Iptu Sutikto Adi dikonfirmasi juga membenarkan kalau jasad korban sudah ditemukan.

“Korban informasi kita terima sempat bermain dengan rekan-rekannya di lokasi kejadian, sempat berenang dan akhirnya kecapekan dan tenggelam,” bebernya.

Sambungnya, memang butuh waktu lama menemukan jasad korban hingga sekitar 23 jam. Akhirnya, jasad korban ditemukan dibawah jembatan tak jauh dari lokasi korban tenggelam.

“Sudah ditemukan jasad korban, sekitar pukul 14.30 WIB hari ini. Sudah dievakuasi dan jasadnya dibawah ke RSUD,”tukasnya.

Sebelumnya, informasi diterima, tenggelamnya korban diduga pelajar SMA Negeri 2 Prabumulih ini bermula ketika ia bersama ke 12 teman sekolahannya bermaksud bermain air dan mandi di Sungai Rambang, yang terletak di Desa Baru Rambang Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim.

Dengan konvoi menggunakan kendaraan sepeda motor rombongan korban ini melaju dari Prabumulih menuju jalan lintas raya Prabumulih-Baturaja. Setibanya di Desa Baru Rambang sekitar pukul 15.30 Wib, rombongan korban sempat beristirahat sambil bersenda gurau.

Lantaran khawatir pulang kemalaman, korban bersama teman-temannya tak lama kemudian langsung menuju lokasi Sungai Rambang untuk bermain air dan mandi di sekitar jerambah (jembatan, red) kayu yang ada di desa tersebut. Diduga karena kelelahan setelah menempuh perjalanan cukup jauh dan derasnya arus sungai Rambang membuat korban tak mampu mengapai pinggiran bantaran sungai tersebut.

Sebelum hilang terbawa arus, korban sempat meminta pertolongan kepada salah satu temannya dan berusaha menjulurkan tangannya.

“Kami berenang bersama di sungai itu, dan terlihat kondisi dia (korban) sudah lelah dan minta pertolongan, saya mencoba meraih tangannya tetapi karena arus sungai Rambang yang sangat deras saya tidak dapat memegang korban,” jelas salah satu rekan korban, ketika dimintai keterangan oleh petugas Polsek Rambang.

Dia lanjutkan, dirinya bersama teman-temannya usai kejadian langsung meminta pertolongan kepada masyarakat setempat. (03)

News Feed