oleh

21 Sekolah Sasaran GSMS. Satu-satunya di Sumsel

PRABUMULIH – Sebanyak 21 Sekolah yang terdiri dari 5 SMP dan 16 SD menjadi sasaran program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Kota Prabumulih tahun ini. Jumlah ini berkurang dari tahun lalu yang berjumlah sebanyak 26 Sekolah. Namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih melalui bidang kebudayaan merasa bangga karena di Sumatera Selatan hanya Kota Prabumulih yang satu-satunya berhasil mendapatkan kembali program GSMS di tahun 2019.

“Alhamdulillah tahun ini Kota Prabumulih satu-satunya yang di Sumatera Selatan berhasil mendapatkan kembali program GSMS. Hal ini mungkin dikarenakan beberapa prestasi Kota Prabumulih menjadi alasannya sehingga kita tetap mendapatkan program ini,”kata Kepala Bidang kebudayaan Rusli Prijai SAg melalui kasi Sejarah dan Tradisi, Dina Kusumaningrum ST Kamis (8/8).

Dina mengatakan untuk pemerataan maka tahun ini benar-benar sekolah baru yang menjadi sasaran ke GSMS, sehingga sekolah yang sudah menjadi sasaran di tahun sebelumnya tidak bisa lagi mendapatkan program ini. hal ini juga menurut Dina dikarenakan beberapa sekolah yang ada di Kota Prabumulih memiliki kekurangan guru mata pelajaran kesenian.

“Karena saat ini guru kesenian kurang, karena itu asisten seniman dari sekolah sasaran. sehingga pada saat program ini selesai dilaksanakan maka asisten bertanggung jawab untuk meneruskan kembali program ini. Karena tujuannya adalah untuk melestarikan seni budaya daerah yang hampir musnah,”jelasnya.

Beberapa di antaranya jenis kesenian daerah yang harus silestarikan yaitu, tarian tradisional, musik tradisional, teater mengenai cerita rakyat, media baru seperti fotografer. Dengan jumlah siswa yang ikut mulai dari 20 sampai 50 orang.

“Tahun ini ada 5 jenis kesenian budaya daerah yang disampaikan melalui program GSMS. Sama seperti tahun sebelumnya gsms dilakukan sebanak 26 pertemuan belajar. pada pertemuan ke-27 sudah melakukan pementasan dan pameran yang diagendakan pada bulan Oktober atau November,”tandasnya.

Sementara Deni Wianto salah seorang guru di SMP YPS Kota Prabumulih mulai memberikan kesempatan ini kepada para siswa yang hobi menari. “Alhamdulillah kita salah satu sekolah yang mendapat menjadi sasaran gsms untuk tangkai seni tari tradisional semoga ada siswa kita yang bisa menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya daerah,”harapnya.(05)

Komentar

News Feed