oleh

2021, USBN SD Terakhir

-Pendidikan-13 views

PRABUMULIH – Tahun ini, Ujian Nasional Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah dasar (SD) adalah untuk terakhir kalinya. Pelaksanaan ujian kelulusan akan diserahkan kepada sekolah masing-masing, mulai dari pembuatan standar penilaian hingga syarat kelulusan, menjadi tanggung jawab sekolah.

“Mengacu pada Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 43 tahun 2019 , ujian untuk tingkat satuan pendidikan terutama tingkat Dasar, diserahkan pada sekolah masing-masing, karena itu USBN terakhir adalah tahun ini, jika memang tidak ada informasi terbaru,” kata Kepala Bidang Pembinaan SD, Sri Septi Wartini SPd MM, Senin (11/1/2021).

Lanjutnya, Kepala Sekolah SD serta pengelolah SD, dapat menggelar ujian mandiri dengan soal yang disusun berdasar kebutuhan sekolah.  karna Kemendikbud tak membuat kebijakan apapun terkait penyelenggaraan ujian nasional. “Kebijakan ujian akhir di SD diserahkan kepada masing-masing sekolah seutuhnya,” tegasnya.

lanjutnya, Penghapusan UN bagi siswa SD, diklaim merupakan salah satu poin dari misi Mendikbud Nadiem Makarim  yang bertema berdeka belajar. Sehingga ujian yang digelar oleh satuan pendidikan merupakan penilaian hasil belajar yang bertujuan untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran.

“Hal ini adalah langkah awal menuju penerapan penilaian Asesmen kompetensi minimal (AKM), yang sebelumnya sudah tersebar. Dengan sasaran penilaian adalah kelas V untuk siswa SD, kelas VIII untuk SMP dan kelas XI untuk jenjang pendidikan SMA,” beber wanita yang sebelumnya pernah menjadi Kepala Unit pelaksana tekhnis Dinas Pendidikan ini.

Bentuk ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan , nanti bisa berupa portofolio, penugasan, tes tertulis, atau bentuk kegiatan lain yang ditetapkan satuan pendidikan sesuai dengan kompetensi yang diukur berdasarkan Standar Nasional Pendidikan.

“Mulai tahun ini, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menghapus Prosedur Operasional Standar (POS) USBN. Hal itu dikarenakan kewenangan USBN diserahkan ke sekolah atau dengan kata lain sekolah harus membuat soalnya sendiri,” tandasnya.(05)

Komentar

News Feed