oleh

2020 Prioritas Jalan Aspal

-Metropolis-195 views

PRABUMULIH – Pemerintah kota menjadikan infrastruktur termasuk pengaspalan jalan, menjadi prioritas pada 2020 mendatang. Setidaknya hal itu tergambar dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ditahun 2020 yang mencapai Rp 170 Miliar.

“APBD kita ada kenaikkan sedikit asalnya Rp 960 M jadi Rp 1,009 T. Ada kenaikan lebih kurang Rp 40 miliar. Asumsi kenaikan kita beralasan, karena provinsi sudah bayar hutang target kita ada silva di 2019 jadi masuk di 2020,” kata Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM kepada wartawan usai menyerahkan KUA PPAS ke DPRD di ruang rapat banggar, Senin (15/7).

Nantinya kata Ridho akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan. Untuk infrastruktur yakni menyelesaikan jalan yang belum di hotmix. “Kita kan hampir jalan-jalan dimana mana sudah di cor prioritas, kedua jalan di cor itu kan memang target kita. Cor itu pondasi sebenarnya makanya tahap kedua ini inginnya di hotmik galo-galo. Karena mengapa mengapa gas sudah dipasang sekarang, cor sudah rumah, kumuh hampir habis tinggal pelapisan itu. Itu target kita,” jelas suami Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho ini.

Ditahun 2020 kata ayah tiga anak ini, 70 persen jalan Prabumulih sudah diaspal. Nah, terkait itu nantinya pemkot akan mempermudah pengerjaan degan membagi paket proyek pengerjaan pengaspalan di Kelurahan. “Insya Allah jalan hotmik lebih banyak lagi karena kita tidak lagi main Rp 300 juta – Rp 500 juta juta. Yang penting seputaran kelurahan apa Rp 10 Miliar, sudah kita pencar kita bagi-bagi karena kasihan juga dengan pemenangnya nanti sewa alat berat itu kan mahal. Apalagi hotmik tidak maulah dio. Karena hotmik itu Rp 1 miliar ke atas paketnya,” jelasnya didampingi Sekertaris Daerah Elman ST MM.

Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat jelas Ridho, akan menambah program yang sudah ada. Yakni menambah bantuan usaha bekerjasama dengan bank untuk pemodalan. Yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Kedepan sama seperti itu. Cuma peningkatan jumlah, dan orangnya jangan sampai orang tidak berjualan dapat alat,” ucapnya.

Disinggung terkait dana untuk program kesehatan, menurut Ridho untuk kesehatan sudah ada bantuan dana dari pemerintah pusat dalam hal ini DAK (Dana Alokasi Khusus). “ Kalau itukan sudah dari pusat. Ada Rp 10 M DAK semua dibelikan alat, “ tuturnya seraya menambahkan pengentasan kemiskinan program bedah rumah tetap berjalan.

Sementara itu, dengan telah diserahkannya KUA-PPAS dan APBD DPRD akan segera melakukan pembahasan. “Setelah ini akan kita langsung tahapan penjadwalan, mudah-mudahan dpat seleai tepat waktu oleh kawan-kawan di DPRD,” kata ketua DPRD H Ahmad Palo SE.
Sementara disinggung terkait prioritas pemerintah, suami Hj Rusni SH ini mengaku pihaknya masih akan melakukan pembahasan. “Masih akan kami bahas ditingkat komisi dan badan anggaran,” tukasnya seraya optimis pembahasan dapat selesai masa periode DPRD saat ini. (08)

Komentar

News Feed