oleh

18 Kasus Lakalantas, 13 Nyawa Melayang

PRABUMULIH – Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah hukum Polres Prabumulih ditangani Satuan Lalu Lintas (Satlantas), hingga Juni ini sudah terdata 18 kasus. Dari 18 kasus tersebut, informasi dihimpun koran ini 13 nyawa melayang alias meninggal dunia (MD). Lalu, 7 orang luka berat (LB) dan 15 orang luka ringan (LR). Kerugian material akibat kejadian itu, sekitar Rp 94,8 juta.

Setiap mendapatkan informasi lakalantas, petugas Satlantas sigap mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), untuk lakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi serta menyelamatkan korban dan mengamankan barang bukti. Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi Kasatlantas, AKP Betty Purwanti SIk didampingi Kanit Lakalantas, Ipda Wanianto SH membenarkan hal itu.

“Penyebab utama lakalantas, human error atau kelalaian. Karena, tidak patuhnya terhadap aturan lalu lintas. Selain itu, kebanyakan tidak memakai kelengkapan keamanan berkendara,” ujarnya dibincangi awak media, Minggu (14/7).

Ungkapnya, sebagai langkah pencegahan dan antisipasi kejadian lakalantas. Akunya, penyuluhan lalulintas kerap kali dilakukan, baik menyasar kepada masyarakat atau pelajar. “Ketimbang nyawa melayang, kita tak henti-hentinya mengimbau agar patuh dalam berlalulintas dan menjadi promotor berlalulintas,” akunya.

Harapannya, tak lain akunya agar kesadaran patuh dan taat berlalulintas bisa meningkat. “Kita imbau pengendara motor dan mobil, menjadi promotor keselamatan berlalulintas. Sebagai, langkah antisipasi dan pencegahan lakalantas,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed